h1

NU SESAT!

3 Februari 2013

NU SESAT! 

NU SESAT!

NU SESAT!

NU SESAT!

NU SESAT!

Oleh: Ustadz! 

Nahdlatul Ulama’ atau biasa disingkat NU adalah Organisasi Relejius yang cukup banyak ajaran-ajaran yang menyesatkan ummat, menyesatkan orang Islam di Indonesia. Ajarannya yang banyak mengajak ke arah kemusyrikan, musyrik dan musyrik. Tidak mengajarkan Islam dari Qur’an tetapi mengajarkan dari Kyai yang notabene Kyai itu suka menghamili santrinya tanpa melalui dari pernikahan yang sah.

Kyai-Kyai NU di Indonesia berusaha membodohkan orang Muslim dengan dalih ‘melestarikan budaya'; kedok pluralisme; kedok kebersamaan, tetapi mereka berusaha untuk meyakinkan santrinya kalau dia itu seperti Nabi, semua harus diikuti, sampai diajak berzinah pun wajib mau dan ditakut-takuti oleh sang kyai yang berjubah putih dan kopiah ala Arab.

Kyai NU banyak yang sombong (the head big), kepalanya besar karena tidak mau belajar dari Qur’an dan Assunnah; hatinya pun busuk karena di dalam hati kyai-kyai NU itu ada kejahatan-kejahatan untuk menundukkan orang Islam di Indonesia.
Bahkan kyai-kyai NU juga hatinya serakah karena seorang kyai juga terjun di dunia politik yang jahat dan mereka Korupsi. Heheheh :-D .

Bubarkanlah NU di Republik Indonesia ini karena banyak menelan korban kemusyrikan dan kekafiran, serta kebodohan yang tiada henti-hentinya!!!

 

477 komentar

  1. Bener banget, Sobat!

    Ya begitulah ajaran sesat yang benar-benar menyesatkan yang mengajarkan banyak bid’ah; banyak maksiatnya; banyak orang yang taqlid buta; dan juga banyak orang-orang musyrik and syirik!

    Semoga kita semua terhindar dari kebusukan ajaran sesat NU (Nalarnya Udik) yang busuk ini!

    Aming!


    • Bismillahi rahmani rahiim.

      Yaa akhi / yaa ukhti, begitulah ajaran sesat yang satu ini, menamakan dirinya sebagai Ahlussunnah (yang tegak di atas sunnah), padahal dalam kenyataannya mereka (NU) bukan Ahlussunnah melainkan Ahlul Bid’ah (Orang-orang yang sesat).

      Kita doakan saja, semoga-moga dengan seiring berjalannya waktu Kaum Nahdliyin (NU) si makhluk-makhluk sesat itu bisa lenyap dan menghilang dari permukaan bumi ini!

      Amin, yaa Allah, yaa Rabbal ‘alamin!


      • Islam dibangun di atas dalil. Jikalau Antum ingin berdebat di postingan ini, maka kemukakanlah dalil-dalil yang shahih, dan jangan fasiq!


      • wah tidak ada salahnya orang berpendapat, tapi sebaiknya berkata lah yang baik. tetapi men judge sembarangan belum tentu yang men judge lebih benar


      • Tapi ana gak sudi dianggap sesat dan dikafirkan oleh si Bahlul Ahlul Bid’ah itu, yaa akhi!


      • Apa sih devinisi Bid’ah? dalilnya?


      • Dalam hadits Al-Irwa’ dikatakan “Kulu bid’atin dholalah, wa kulu dholalatin fin nar (Semua bid’ah itu sesat, dan semua kesesatan itu masuk ke neraka)!”.

        Bid’ah itu adalah ritual-ritual yang tidak diajarkan oleh Allah dan Nabi Muhammad Rasulullah SAW. Dan siapapun yang berbuat bid’ah (alias Ahlul Bid’ah), maka itulah ciri-ciri orang-orang yang sesat dari kebenaran.


    • Ini adalah metode memanajemen kesolehan agar tidak memberatkan dalam menjalankan kebaikan tetapi juga tidak meremehkan dalam menjalankan keburukkan. Yang tujuan akhirnya sampai pada pintu MAKRIFAT KETUHANAN.

      Ada sebuah kaidah dalam mengamalkan ilmu yang bila diterapkan maka menjadi manusia yang kenal Tuhan dengan ilmunya dan terus mengenal sampai akrab yaitu salah satunya:

      KAIDAH:“Jangan meninggalkan kebaikan sesuatu hanya karena menjalankan keburukan sesuatu. Dan jangan menjalankan keburukan sesuatu hanya kerena meninggalkan kebaikan sesuatu.”

      Sebagai contoh, Si Fulan rajin menutup aurot. Lalu si Fulan diejek sama temannya atau punya pemikiran, “Lo percuma makai jilbab kalau lo pacaran melulu.”

      Karena Si Fulan kecil hati akhirnya melepaskan jilbab demi bisa pacaran. Akhirnya gak makai jilbab dosa, ya pacaran dosa juga. Dua dosa.

      Sebagai contoh, Si Rojul rajin ibadah. Lalu si Rojul diejek sama temannya atau punya pemikiran, “Lo percuma ibadah melulu kalau maksiat lo rajin.”

      Karena si Rojul kecil hati ahkirnya si Rojul tidak lagi rajin ibadah dan akhirnya justru rajin maksiat dengan tanpa ibadah. Akhirnya mendapat dosa maksiat dan mendapat dosa karena meninggalkan kewajiban.

      Sebagai contoh, Si Fulan tidak lagi menutup aurot gara-gara cerai sama suaminya. Yang dulunya rajin ibadah, tetapi sekarang tidak lagi rajin dengan alasan sudah tidak menutup aurot.

      Sudah tidak memakai aurot lagi, eh ibadahnya menurun.

      Contoh lagi, Si Fulan rajin membaca solawat. Namun solat si fulan bolong-bolong karena berbagai halangan. Lalu timbul dalam pikiran, “Saya ngapain rajin baca solawat? Kan solat saya bolong-bolong? Percuma rajin-rajin juga.”

      Akhirnya baca solawa tidak, rajin solat tidak.

      Perkara-perkara kebaikan ada dunianya sendiri yang tidak bisa dibatalkan karena adanya keburukan yang dilakukan kecuali keburukan itu menghancurkan kebaikan itu sendiri.

      Orang yang rajin sedekah tidak akan bisa dibatalkan amalan kebaikannya hanya karena rajin foya-foya yang menghabiskan banyak uang atau tidak zakat.

      Terkecuali orang yang bersedekah itu hanya untuk ria atau sombong maka sedekah harus dibatalkan karena sia-sia, bencana dan berdosa. Menunggu melakukan kebaikan sampai niat ria atau sombong hilang alias diganti niat.

      Namun ada KAIDAH: “Sebaik-baiknya takwa adalah menjalankan semua yang diperintahkan dan meninggalkan semua yang dilarang dengan ikhlas.”

      Kalau sudah sampai pada pintu makrifat ketuhanan bukan berarti melepas takwa yaitu menganggap dirinya lepas dari hukum ketakwaan (syareat). Justru dengan ilmu makrifat yang sudah dimiliki seseorang maka seorang akan lebih ahli lagi dalam hal takwa.

      Karena ilmu syareat dan ilmu hakekat tidak akan bisa pisah. Syareat adalah dzahir-nya dan hakekat adalah batin-nya. Dan torekot (cara) adalah ditengah-tengah syareat dan hakekat untuk memerangi hawa nafsu dengan jalur individu atau mengikuti torekot.


      • Yaa akhi, ajaran Makrifat itu adalah ajaran si Iblis Sufi Tassawuf yang fasiq!

        Ana enggak sudi harus mempelajari ajaran fasiq seperti si Sufi itu, yaa akhi.

        Betaubatlah, yaa akhi, Antum jangan Fasiq!


    • Ilmu adalah berasal dari amalan alam. Seorang yang telah mengamati gejala-gejala alam lalu meramunya dengan cara sistematis, objektif, logis, maka akhirnya jadilah ilmu.

      Karena ilmu berasal dari amalan alam maka untuk menggunakan ilmu adalah dengan kembali pada amaliah yaitu mengamalkan ilmu.

      Logika hukum grafitasi itu berasal dari amalan pohon apen yang menjatuhkan apel. Seorang melihat jatuhnya apel ke bumi lalu dari situ seorang meramu dengan cara benar sehingga akhirnya menghasilkan ilmu grafitasi. Bila ingin menggunakan ilmu ini maka kembali pada amaliahnya yaitu mengamalkan ilmu grafitasi untuk berbagai keperluan kehidupan. Walau tidak semua ilmu bisa diamalkan.

      Hal yang penting bila sudah menghasilkan penemuan adalah meyakinkannya karena ilmu terjadi setelah keyakinan.

      Ilmu-ilmu yang kebanyakan manusia pelajari ilmu tertentu adalah hasil ilmu temuan manusia. Manusia yang belajar ilmu BERTAQLID (mengikuti) pada manusia penemu (MUJTAHID) ilmu tersebut.

      Apa yang dikatakan ilmu fisika, ilmu bahasa, ilmu kimia, ilmu matematika, ilmu geografi, ilmu ekonomi dan semua ilmu adalah hasil AMALAM ALAM yang didalamnya memiliki berbagai gejala-gejala alamiah.

      Maka amalan alam inilah yang disebut sebagai AYAT (tanda) dari Tuhan untuk manusia tafsirkan sehingga menghasilkan ilmu-ilmu.

      Walau ilmu hasil penemuan manusia, sejatinya ilmu itu berasal dari Tuhan. Karena alam sebagai sumber ilmu itu berasal dari Tuhan. Karena Tuhan memancarkan cahaya ILHAM di hati manusia-manusia maka muncullah penemuan-penemuan ilmu.

      Namun ilmu ada yang benar dan ada yang salah, ada yang positif dan negatif. Karena ilmu adalah pancaran cahaya akal yang didalam akal beriringan dengan nafsu-nafsu sehingga dapat bercampur. Bila akal bercampur nafsu negatif dalam memikirkan gejala alam maka menghasilkan ilmu negatif atau salah.

      Untuk itulah dalam meramu amalan ilmu perlu dengan jalan murakobah (mendekatkan diri dengan Tuhan) yang didalamnya berisi kebenaran amalan agama. Sehingga agama adalah yang akan memancarkan kebenaran di hati manusia untuk mendapatkan ilmu secara benar dan positif.


      • Islam dibangun di atas dalil. Jikalau Antum ingin berdebat di postingan ini, maka kemukakanlah dalil-dalil yang shahih, dan jangan fasiq!


  2. gampang sekali anda mengkafirkan orang lain, padahal kafirnya anda sendiri gak pernah anda sadari…


    • Yaa akhi Gus Wawan, Antum begitu tolol dengan mengatakan: “Padahal kafirnya anda sendiri gak pernah anda sadari”, yaa akhi, tidak ada kata “Kafirnya sendiri” yaa akhi.

      Jelas sekali, antum adalah orang yang sesat, selalu berbuat bid’ah, padahal semua bid’ah itu dholalah (Sesat)!

      Tinggalkanlah NU segera, biar Antum tidak fasiq, apalagi Kafir maupun Sesat!

      Bertaubatlah, yaa akhi / yaa ukhti, Antum jangan Fasiq!


      • di forum ini anda yg gak jelas. nama aja gak mau nyebut. takut nama anda di ketahui org NU. mangkane tala jd org jgn gampang2 bilang Bid’ah. apa anda sama sekali tdk melakukan bid’ah??? Coba di pikir dulu, apa bener menTololkan org lain…??? Ajaran islam bkn seperti itu bro…
        kalo anda seperti ini sama aja anda itu mengadu domba sesama umat islam…


      • Yaa akhi Gus Wawan, Antum jangan fasiq! Sekali lagi ana katakan, Antum jangan fasiq! Antum memang tolol, sebab Antum mengaku Ahlusunnah wal Jama’ah padahal sebetulnya antum adalah Ahlulbid’ah wal Jahannam!

        Kami (Salafi / Pengikut Manhaj Salaf) adalah orang-orang yang ittiba’ (tegak berada di jalur Rasulullah -Shalallahu ‘alayhi wa alihi wa salam-), tidak seperti Antum yang menyembah kyai dan kuburan; selalu berbuat bid’ah; dlsb!

        Ana ini benar, sebab ana sesuai dengan ajaran Rasulillah -Shalallahu ‘alayhi wa alihi wa salam-. Sedangkan antum itu sesat, sebab antum adalah Ahlul Bid’ah; Quburiyyun; Gusduriyyun; Muqalid; dlsb.

        Ingatlah, yaa akhi -Hafidzahullah-, orang gila dan orang sesat, lebih parah sesat daripada gila, sebab orang gila bisa disembuhkan, sedangkan orang sesat bisa disembuhkan tetapi hatinya buta sehingga dia tak ingin disembuhkan!
        Itulah gambaran diri antum dan para ahlul bid’ah lainnya, adalah orang-orang yang sesat, sebab selalu dan selalu melakukan bid’ah, sedangkan bid’ah itu Dholalah!

        “Kulu bid’atin Dholalat, wa kulu dholalatin fin nar!”.

        Ana peringatkan sekali lagi kepada Antum:
        “Bertaubatlah, yaa akhi, Antum jangan fasiq!”.


      • “Kulu bid’atin Dholalat, wa kulu dholalatin fin nar!”.
        kog cuman sepotong, dalil itu panjang lo kalau kita tulis dikertas kwarto, hampir 1 lembar bener. jangan suka memotong – motong hadis.


      • Ana gak memotong-motong hadits kok. Cuman memang ada hadits yang panjang, ada juga hadits yang pendek.


  3. itulah salah anda, selalu menyalahkan org lain dg kata2 kasar. kami org NU tdk ada yg menyembah Kyai atau kuburan. yg patut di sembah hanya Allah swt. ini hanyalah kesalah pahaman saja, anda terlalu salah mengartikan apa yg anda lihat. semua perlu di pahami dg hati sabar dan tenang. kalo gak ngerti tanya, jgn selalu lgsng menyalahkan spt itu. gini aja, anda kalo mau tahu apa yg anda blm tau, silahkan silahturahmi ke para Kyai terdekat. atau anda ke tempat saya, saya di bangil jatim. silahkan datang, kalo hanya di forum ini saja percuma, anda terus aja dg pendapat anda sendiri.


    • Yaa akhi Gus Wawan -Hafidzahullah-, ana gak mau deket-deket dengan kyai-kyai NU, karena kenapa?
      Karena ana takut ana dicuci otak oleh kesesatan kyai-kyai bodoh yang Ahlul Bid’ah itu, yaa akhi!

      NU dengan Syi’ah sama-sama sesat, yaa akhi, sebab kedua-duanya sama -sama Quburiyyun (Penyembah Kuburan).

      Sudahlah, lebih baik Antum murtad dari Islam saja, kemudian tuh sana sembah kuburan si Khomeini kayak si Syi’ah, yaa akhi. Barangsiapa yang murtad dari Islam, darahnya halal untuk ditumpahkan!

      “Bertaubatlah, yaa akhi, Antum jangan fasiq!”.


      • akeh seng ngerti AL QURAN lan haditse . . sering ngafirke marang liyane.. kafire dewe gak digatekke..nabi muhamad bersabda barang siapa mengkafirkan suadaranya sesama muslim. maka tuduhannya itu kembali kepada dirinya sendiri


      • Antum sekalian, dasar si Ahlul Bid’ah sesat!


      • Yaa akhi Gus Wawan -HAFIDZAHULLAH-, ana gak mau deket-deket dengan kyai-kyai NU, karena kenapa?
        Karena ana takut ana dicuci otak oleh kesesatan kyai-kyai bodoh yang Ahlul Bid’ah itu, yaa akhi!
        XXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXX

        WAKAKKK! BAHASA ARAB SAJA MASIH ACAKADUT SOK-SOKAN NGAJAK DEBAT DALIL. TYPIKAL WAHABI TULEN, GOBLOK PEKOK TAPI BERLAGAK ULAMA BESAR. WAKAKKK!


      • Antum yang goblok, yaa akhi, karena antum itu termasuk para ahlul bid’ah!


      • afwan akhiy, bukan gitu cara menasehati orng…
        ..nasehat antm benar, tp ga mesti dg kata kasar.
        rosulullah menasehati ummatx dg akhlakul karimah….


      • Lantas bagaimana dong dengan adanya kyai-kyai NU yang sok bener sendiri tapi mereka hobinya membenci Salafushalih yang anti bid’ah ???


      • Yang sering mencuci otak itu kaum anda (salafi) yang ingkar kepada ulama salaf, masak mau masuk jamaah organisasinya salafi harus disuntik dan mengisi formulir.


  4. ngomong karo wong gendeng, dikandani sing gena tambah ngejak tabokan. di ajak tukar pendapat malah mengkafirkan orang. orang gak gentle, gak brani sebut nama. semua jg Hamba Allah, sebut nama gak mau jujur. ngomongnya aja sok suci. udah dijelasin, orang NU gak ada yg nyembah kuburan…
    kmu ngerti bahasa manusia gak sih…???
    tlg kalo ngaji tu jgn setengah2, jadinya anda selalu su’udhon ama sesama manusia…
    jgnlah memecah belah umat islam spt ini, kalo gak ngerti coba tanya yg ngerti…
    gitu aja kok repot…


    • Islam dibangun di atas dalil. Jikalau Antum ingin berdebat di postingan ini, maka kemukakanlah dalil-dalil yang shahih, dan jangan fasiq!


    • @gus wawan; Sebaiknya begini aja,kalo anda punya sedikit pengetahuan ttg Agama Islam,cobalah buat “bantahan” dgn dasar “dalil” yg jelas berasal dari Rasulullah SAW. Jadi jangan asal main marah2 aja, se-olah2 apa kata Kyai yg umumnya dari NU paling benar dan Sahih, apalagi mengaku cuma org NU yg ASWAJA ,orang yg mengatakan “BID’AH SESAT” disebut Wahabi. Kok sentimen benar dgn “Wahabi” ? Apa karena nurut in kata Kiyai SAS(Said Agil Siraj ) yg ngaku sunni tetapi Syi’ah? Cobalah tunjukkan Dalil dari Istighatsah, Tahlian,Mauludan,DLL itu.


  5. ITU HAK KAMU MENGANGGAP ORANG LAIN SESAT
    ITU HAK KAMU MENGANGGAP AJARAN MEREKA TAK SESUAI DENGAN AJARANMU
    ITU HAK KAMU UNTUK TAK MENGIKUTI AJARAN YANG TAK KAMU SUKAI
    TAPI KAMU TAK PUNYA HAK UNTUK MENGECAP ORANG LAIN “KAFIR”-“BID`AH”
    SEKALI LAGI!
    TAPI KAMU TAK PUNYA HAK UNTUK MENGECAP ORANG LAIN “KAFIR”-“BID`AH”
    KAMU TAK PUNYA HAK!

    SUNGGUH-SUNGGUH PERKATAANMU MELEBIHI ALLAH SWT, PERKATAANMU MELANGKAHI TUHANMU SENDIRI,

    DI TENGAH UMMAT MUSLIM DI TINDAS UMMAT LAIN, DI TENGAN UMMAT MUSLIM BERSATU MEMBANTU SAUDARA-SAUDARANYA YANG DI ZHOLIMI DI NEGARA-NEGARA LAIN
    KAMU JUSTRU MUNCUL MENGKAFIR-KAFIRKAN KAMI…! PERTANYAANYA SIAPA KAMU..? APA YANG SUDAH KAMU LAKUKAN UNTUK KEBESARAN AGAMA ALLAH INI…? APA DENGAN KAFIR-MENGKAFIRKAN ITU KAMU MERASA SUDAH LEBIH MULIA….? INNALILLAHIWAINALILAHIROJI`UN!
    SEKALI LAGI!

    INNALILAHI WAINALILHAI ROJIUNNN!

    NU SENDIRI BERMAZHAB AHLUSUNNAH WALJAMAAH, HARUSNYA KAMU TAU, BERTAHUN-TAHUN BERJUANG MENGORBANKAN HARTA DAN PEMIKIRAN MEREKA UNTUK MENDIRIKAN MADRASAH2 DAN PESANTREN, BANYAK MENGAJARI ORANG-ORANG NGAJI DAN BACA QURAN,

    OKELAH TERSERAH KALIAN, LAKUKAN YANG KALIAN ANGGAP BENAR, TAPI BIAR KAMI MELAKUKAN YANG KAMI ANGGAP BENAR! SUNGGUH KALIAN HANYA INGIN MEMISAHKAN DIRI DARI PERADABAN MASYARAKAT DAN MERASA PALING BERHAK DENGAN SYURGA….TERSERAH!


    • Islam dibangun di atas dalil. Jikalau Antum ingin berdebat di postingan ini, maka kemukakanlah dalil-dalil yang shahih, dan jangan fasiq!


    • Orang yang tidak percaya bahwa ILMU LADUNI ADA dan menganggap tidak masuk akal adalah orang yang tidak mengerti INTI KEKUATAN MANUSIA.

      Tuhan menciptakan kekuatan (bukan irodah kecil) yang ada dalam diri manusia berupa indera-indera untuk menyerap jutaan bit informasi DALAM WAKTU CEPAT (satu detik) dan tersimpan utuh dalam jiwa (hati) dan akan dikeluarkannya lewat jalur INTUISI/ILHAM.

      – Jangan aneh bila ada orang yang mampu menghafal AL-QUR’AN DAN PAHAM dalam waktu sekali lihat atau tanpa belajar (Doktor Cilik).
      – Jangan aneh bila ada orang yang mampu menghafal ALFIAH dalam waktu 10 hari (Kiayi Akyas Buntet Pesantren).
      – Jangan aneh bila ada orang bisa tahu sebelum diberitahu.

      Semua itu karena informasi alam dan informasi alam yang di dapat sudah tersimpan dalam jiwa manusia namun kebanyakan TERLUPAKAN. Penyebabnya adalah kadar pikiran sadar yang terbatas, nafsu-nafsu dan syetan-syetan!!!

      Bagaimana caranya untuk mengingat kembali yang sudah diketahui?

      Urus jiwamu dengan ILMU KEBENARAN dan kondisikan HATI dalam tenang untuk mengenal TUHAN maka Tuhan akan memperkenalkan diri-NYA sampai berlipat-lipat ilmu yang tak terduga-duga.

      Ketahuilah, ilmu-ilmu Tuhan yang sudah ditemukan ilmuan masih 10%, intinya sedikit. Selebihnya masih banyak yang belum ditemukan. Silahkan cari untuk menemukan penemuan ilmu pengetahuan.


      • Islam dibangun di atas dalil. Jikalau Antum ingin berdebat di postingan ini, maka kemukakanlah dalil-dalil yang shahih, dan jangan fasiq!


      • antm bila ilmu yg ada baru 10% anda ngitung dari mna?


      • Antum jangan fasiq, yaa akhi!


  6. hey ustadz abi fajri faisol tantowi, sebenarnya siapa yang the big head di sini..? kiayi NU atau anda yang sok tau dalil-dalil, sok pintar agama..sok mengkafir-kafirkan kami…? silahkan salafikan indonesia kalau memang ada yang mau ikut ajaran kamu, lakukan apa yang anda mau, puas-puaskan nafsu anda membenci golongan lain

    kalau hanya islam versi anda yang hanya merahmati kelompok-kelompok anda sendiri tanpa memperdulikan masyarakat awam yang jauh dari pengetahuan agama, sungguh hina kalian hidup di bumi, karena tingkat keimanan manusia sungguh berbeda-beda, dan kalian tak bisa jadi contoh yang baik untuk mayarakat yang notabene awam dalam soal agama,

    sebaik-baiknya manusia adalah manusia yang berguna bagi manusia lainya, bukan manusia yang malah mensesat-sesatkan manusia lainya, mengurung diri tak mau bergaul dengan orang lain gara-gara beda aliran, silahkan gali kuburmu sendiri nanti kalau kamu mati, jangan minta bantuan tetanggamu yang beda aliran dengan kamu!


    • Islam dibangun di atas dalil. Jikalau Antum ingin berdebat di postingan ini, maka kemukakanlah dalil-dalil yang shahih, dan jangan fasiq!


      • Aku pergi Tahlil…kau bilang amalan jahil…
        Aku baca Shalawat Burdah…kau bilang itu Bid’ah…
        Lalu aku harus bagaimana…???
        Aku Bertawassul dengan baik…kau bilang aku Musyrik…
        Aku ikut Majelis Dzikir…kau bilang aku Kafir…
        Lalu aku harus bagaimana…???
        Aku Shalat pakai Lafadz Niat…kau bilang aku Sesat…
        Aku mengadakan Maulid…kau bilang tak ada Dalil yang Valid…
        Lalu aku harus bagaimana…???
        Aku Gemar Berziarah…kau bilang aku Alap-Alap Berkah…
        Aku mengadakan Selamatan…kau bilang aku Pemuja Setan…
        Lalu aku harus bagaimana…???
        Aku pergi Yasinan…kau bilang itu tak Membawa Kebaikan…
        Aku ikut Tasawuf Sufi…malah kau suruh aku Menjauhi…
        Ya Sudahlah….aku ikut kalian…
        Kan kupakai Celana Cingkrang….agar kau senang…
        Kan kupanjangkan Jenggot…agar dikira berbobot…
        Kan kuhitamkan Jidat…agar dikira Ahli Ijtihad…
        Aku kan sering Menghujat…biar dikira Hebat…
        Aku kan sering Mencela…biar dikira Mulia….
        Ya Sudahlah….Aku pasrah pada Tuhan…
        Yang kusembah….


      • Jadi antum kepengen ngebuat syari’at baru, yaa akhi??

        Kalo gitu, murtad aja dari Islam segera, yaa akhi!!!


  7. Ooooh…… jadi begitu, jadi kalian anggap kami ini ahlul bid`ah, alhamdullillah………terserah kalian, hey uztad, saya tantang kamu! Buktikan semua ocehan-ocehan kamu dengan BUKTI nyata apa manfaatnya kalau mengikuti ajaran salafi sama yang seperti kamu bangga-banggakan………jadi laki-laki sejati! Kalau hanya bicara di media sama di lingkungan sendiri soal kebaikan diri sendiri dan kebusukan kelompok lain itu namanya banci! ………….Seorang pria itu harus punya bukti ocehan dia benar,……………silahkan salafi-kan Indonesia kalau kamu benar2 sesungguhnya yang paling benar di mata Allah! Jangan hanya ngomong doing, ngomong sama ngedalil mah iblis juga bisa mahhh….kagak usah bawa embel-embel ustadz!


    • Islam dibangun di atas dalil. Jikalau Antum ingin berdebat di postingan ini, maka kemukakanlah dalil-dalil yang shahih, dan jangan fasiq!


  8. POSTINGAN BAGUS…. TAPI JAHAT…
    BENAR TAPI NGAJAK BERTENGKAR.

    SEBENARNYA NU SALAH APA PADA ANDA?
    SAYA CURIGA, KELIHATANNYA ANDA PERNAH DIKECEWAKAN SAMA NU,
    APA PARTAI ANDA KALAH DENGAN NU
    APA ANDA SEBAGAI USTADZ KALAH TENAR SAMA USTADZ NU
    PA (MOHON MAAF) PACAR ANDA DIREBUT SAMA ORANG NU.
    PA ANDA DIKUCILKAN ORANG SEKAMPUNG ANDA YANG NOTABENE ADALAH NU?

    ALLAH JA GAK RISIH MA NU KOK ENTE MALAH….
    ‘AFWAN…. CUMA TANYA….
    SANTAI AJA PAK USTADZ…..

    MUNGKIN POSTINGAN ANDA PERLU DIRALAT,
    TOLONG BENAR2 DICERMATI!
    MAKHLUQ KESANYANGAN ALLAH TIDAK HANYA ENTE, ORGANISASI ENTE, DOGMA ENTE,,

    NU MUNGKIN ADA YANG KURANG SYARI’ATI, TAPI PA SEMUANYA,

    SEKALI LAGI MAAF PAK USTADZ, KALO KOMENT SAYA KURANG BERKENAN DIHATI ANDA, KALO SAYA SAYA SEMOGA ALLAH SEGERA MENUNTUN SAYA DENGAN HIDAYAHNYA MENUJU JALAN YANG LURUS….

    DAN MOHON MAAF SAYA GAK PUNYA DALIL, APA LAGI UNTUK MENJATUHKAN SATU SAMA LAIN, BAROKALLAHU LANA WALAKUM


    • Islam dibangun di atas dalil. Jikalau Antum ingin berdebat di postingan ini, maka kemukakanlah dalil-dalil yang shahih, dan jangan fasiq!


  9. innalloha la yughoyiru ma biqoumin hatta yughoyiru ma bi anfusihim…ngerti nggak artinya???


    • Islam dibangun di atas dalil. Jikalau Antum ingin berdebat di postingan ini, maka kemukakanlah dalil-dalil yang shahih, dan jangan fasiq!


  10. wahai anjing farji orang bodoh berlagak pinter


    • Islam dibangun di atas dalil. Jikalau Antum ingin berdebat di postingan ini, maka kemukakanlah dalil-dalil yang shahih, dan jangan fasiq!


  11. Arrohman Arrohim..
    Semoga Faham dengan lafadz sedikit ini.. dan saya mau tanya apa arti dari lafadz d atas…!!! terima kasih..!!!


    • Islam dibangun di atas dalil. Jikalau Antum ingin berdebat di postingan ini, maka kemukakanlah dalil-dalil yang shahih, dan jangan fasiq!


      • hai abi fajri kamu tak ajari hadits yang bunyinya begini” man qoola li akhihi ya kafir faqod baa’a bihi ahaduhuma…ketika kamu mengkafirkan orang islam maka kekafiran itu akan jatuh pada diri kamu sendiri…maka kalau kamu mengkafirkan para kiai berarti kamu mengkafirkan para ulama di negara ini yang kamu sendiri bisa ngaji dari ilmunya beliau. BISA JADI KAMU SENDIRI YANG KAFIR. BERTAUBATLAH….SEBELUM KAMU DILAKNAT OLEH ALLAH S.W.T.


      • Yaa akhi, Antum jangan Fasiq!

        Justru Antum yang dilaknat oleh Allah SWT!

        Bertaubatlah, yaa akhi, Antum jangan Fasiq!


  12. Mereka semuanya ahlunnarr,,,ingat dalil sataftariku alaa tsalatsin wa sab’in tsintani wa sab’uuna finnari,wa waqidatun fil jannah,,NU ahli syirik,kurofat,bid’ah,(lebih tepatnya ”sekte pemuja syetan”) versi islam,mereka gak berilmu tapi mempunyai fanatisme yang jahilliyyah(kebodohan) yang mengakar dan turun temurun,kaalau debat sama mereka pasti larinya nanti kontak fisik, kayak preman jalalnan,sudah sering kejadian seperti itu,,mereka ngaku ahlussunnah tapi gak pernah ngaji shunnah nabi,lebih suka kitab karangan,,makanya santrinya jadi bulan-bulanan dalam kebodohan ala islam,,klo salafi kebodohannya gak fatal,,mereka cuman mau menjalankan shunnah nabi yang mereka anggap cocok untuk mereka,dan mengabaikan hukum yang lainnya,,wasssalam


    • Na’am!


      • MAS ADI KALO NGAJIMU MASIH IQRO’ 2 DAK USAH DALIL DULULAH…SUDAH DALILNY SALAH SEMUA DAK TAHU ARTINYA ..BERANI DALIL …SESAT MENYESATKAN ITU JADINYA…SEBAILNYA NGAJI DULULAH…


      • Islam dibangun di atas dalil. Jikalau Antum ingin berdebat di postingan ini, maka kemukakanlah dalil-dalil yang shahih, dan jangan fasiq!


    • pak polisi adi, anda seorang aparat tp tdk bisa menempatkan diri anda sbg aparat. adminnya ini bkn salafi sejati, tp salafi wahabi. yg sukanya memecah belah umat islam. aq kenal banyak dg org salafi, tp gak ada yg spt ini. sukanya kok menjelek-jelekkan sesama muslim. aq sudah minta tmnku yg salafi utk melihat postingan ini, dia berkata ni admin salafi palsu alias wahabi….


      • Yaa akhi Gus Wawan, Antum harus tahu, Salafi adalah Wahabi, dan Wahabi adalah Salafi.
        Siapakah Salafi Wahabi itu???
        Dia adalah pengikut setia Salaful Ummah (Salafushalih).


      • ngeles aja lu bisanya wahaboi, aq udah tanya ke tmnku yg org salafi. kmu tu salafi palsu, yg gak tau aturan. bisanya cuman memecah belah umat. hadew….


      • Ana ini adalah Muslim sejati, yaa akhi Gus Wawan!

        Apakah benar antum punya teman orang Salafi? Salafi macam apa kawan antum itu?!

        Hadirkanlah kepada ana teman Salafi antum itu, niscaya akan ana Skakmat dia dengan dalil yang shahih!


      • Ana ini adalah Muslim sejati, yaa akhi Gus Wawan!

        Apakah benar antum punya teman orang Salafi? Salafi macam apa kawan antum itu?!

        Hadirkanlah kepada ana teman Salafi antum itu, niscaya akan ana Skakmat dia dengan dalil yang shahih!


  13. kalau NU sesat, ya silahkan anda berdoa buat orang NU agar mereka tidak sesat. namun bukan berarti harus pindah ke organisasi ente dan menjelek-jelekkan NU untuk menganggap ente PALING BENAR.

    kalau ente memang benar, monggo silahkan. dan silahkan berdoa sama Allah, “Ya Allah, aku sayang sama orang NU dan ingin membenarkan NU dan orang NU. maka bukalah hidayah agar orang NU tidak sesat.”

    namun bukan berarti doa anda ditunjukkan agar orang NU pindah ke organisasai ente. berarti tujuan ente menjelek-jelekkan NU dan mendoakan orang NU agar banyak warga NU yang mengikuti jejakmu!

    saya adalah orang NU… dan saya melihat ada ustad yang sangat tolol yaitu seorang USTAD MENJELEK-JELEKKAN DIRINYA SENDIRI LEWAT BLOG INI padahal maksud tulisan ente itu menjelek-jelekkan NU bahkan manghukumi sesat.

    Bila anda merasa enar dan tidak punya kesesatan atau kesalahan, maka ini benar-benar PENYAKIT YANG LUAR BIASA.

    bila nu dan orang nu ada kesesatan dan kesalahan, ya secara manusiawi ANDA PUN ADA KESESATAN ATAU KESALAHAN


    • Camkan baik-baik, yaa akhi, kebenaran hanya satu, sekali lagi ana bilang bahwa, kebenaran hanya satu!!!

      “Bila anda merasa benar dan tidak punya kesesatan atau kesalahan, maka ini benar-benar PENYAKIT YANG LUAR BIASA”.

      Antum jangan Fasiq!!!
      Semua orang tidak ada yang ma’sum, kecuali para nabi dan rasul Allah!

      Jika memang antum juga beranggapan bahwa tidak ada satupun manusia yang ma’sum, maka berhentilah antum dari bermadzhab dan bertaqlid buta terhadap Imam Syafi’i.
      Sebab belom tentu fatwa-fatwa Imam Syafi’i itu benar Haq (Kebenaran yang benar)!

      Wallahu a’lam…


      • Islam dibangun di atas dalil. Jikalau Antum ingin berdebat di postingan ini, maka kemukakanlah dalil-dalil yang shahih, dan jangan fasiq!


    • ente ini. orang stress kok diladeni. piye to??


      • Ana takhdzir antum dengan keras, Antum jangan Fasiq, yaa akhi!


    • Saya setuju dengan gus wawan, salafi sejati sebenarnya juga memusuhi wahabi. Saya juga punya teman salafi tapi dia juga benci sama wahabi


      • Salafi dan Wahabi kagak ada bedanya, yaa akhi.


  14. BERANI TIDAK JAMA’AH golongan ente berdoa buat kebaikan NU dan jama’ahnya tanpa harus menyuruh dia masuk golonganmu?

    Anda melihat kesesatan orang lain tapi cuma MENGHINA! apa INI CARA NABI SAW?! kesesatan sebenarnya ada di tiap masing-masing yang bisa hilang BILA KITA MENYADARI BAHWA KITA TIDAK LEPAS DARI KESESATAN dan kita memperbaiki BUKAN MENGHINA!.


    • Yaa akhi, NU itu sesat!
      Sekali lagi ana katakan, NU itu sesat, sesat dan menyesatkan!

      Berapa banyak bid’ah-bid’ah dan khurafat-khurafat yang ditebarkan oleh kesesatan kyai-kyai NU yang tidak tau diri itu, seenaknya mereka mengatakan Ahlussunnah Wal Jama’ah, tapi sesungguhnya mereka sesat, merekalah Ahlulbid’ah Wal Jahannam!

      Wassalam…


      • na’am


      • Sebaik-baiknya kecerdasan adalah kecerdasan kesosialan dalam usaha menghasilkan ilmu. Karena kecerdasan kesosialan menyangkut berbagai kecerdasan yang ada, baik kecerdasan emosional, inetegensi, spiritual, dll.

        Ada dua prinsip pada kecerdasan kesosialan:
        – Hubungan kecerdasan antar manusia
        – Hubungan kecerdasan manusia dengan Tuhan.

        Karena prinsip kecerdasan pada hakekatnya adalah hubungan sesuatu dengan sesuatu. Bila tidak terjadi hubungan maka tidak terjadi kecerdasan.

        Seorang yang cerdas otaknya adalah karena terjadi hubungan antar sel neoron. Seorang yang cerdas emosinya adalah karena terjadi hubungan antar emosi. Seorang yang cerdas spiritualnya adalah karena terjadi hubungan dengan Tuhan dan karena Tuhan.

        Begitu juga kecerdasan kesosialan. Seseorang yang memiliki kecerdasan kesosialan adalah karena terjadi hubungan keceradasan antar manusia dan hubungan kecerdasan manusia dengan Tuhan.

        Sehingga orang yang memiliki kecerdasan kesosialan yang bagus pada kesimpulannya adalah orang yang selalu bersyukur terhadap manusia di saat nikmat berilmu datang lewat manusia dan selalu bersyukur pada Tuhan.

        Apakah anda seorang yang selalu bersyukur terhadap Tuhan? Maka syukur anda tidak akan dianggap kalau tidak bersyukur kepada manusia yang sebagai perantara pemberian nikmat berilmu dari Tuhan.

        Sehinga orang memiliki kecerdasan kesosialan yang bagus tidak merasa pintar karena kepintaran itu datang dari perantara orang lain, tidak merasa hebat karena kehebatan itu datang dari perantara orang lain, tidak merasa sukses karena kesuksesanya itu datang dari perantara orang lain.

        Anda itu hidup dalam dunia kemanusiaan. Maka pandanglah manusia dan bersyukurlah kepada manusia yang menjadikan diri anda seorang yang berilmu dan mulia di mata Tuhan. Terutama bersyukurlah terhadap manusia yaitu Muhammad SAW dengan cara memperingati hari kelahiran, membaca solawat dan sebagainya dengan penuh pengagungan, penghormatan.

        Ada sebuah cerita bahwa ada seorang guru yang mendapat hidayah justru dari seorang murid. Seorang murid itu melihat belatung dalam hati si guru. Ternyata selama ini si guru hatinya busuk.

        Ada sebuah cerita bahwa ada seorang alim dicabut ilmunya saat merasa sombong pada gurunya. Saat bertobat, ilmu itu kembali dalam ingatannya.

        Anda boleh cerdas dalam hal emosional. Namun anda pun harus inget bahwa orang lain yang mempengaruhi kecerdasan emosional anda. Tidak ada orang yang berkembang emosinya tanpa adanya bantuan dari orang lain.

        Mau jadi apa hidup anda bila tidak ada yang mempengaruhi emosi anda?

        Anda boleh cerdas dalam hal intetegensi, seperti mahir hitung-hitungan, menghafal, dll. Tetapi tetap saja tanpa adanya orang lain yang mempengaruhi intelegensi maka tidak akan menjadi cerdas intelegensinya.

        Ada sebuah kaidah yang menarik dari Les Giblin bahwa kesuksesan dan kebahagiaan ditentukan oleh seberapa baik anda dalam hubungan antar manusia.

        Anda boleh jago dalam bergaul, tetapi apakah anda selalu bersyukur pada sahabat dan memperlakukan sahabat anda di tempat mulia karena sudah menjadikan diri anda jago dalam bergaul?

        Anda boleh jado dalam mengajar, tetapi apakah anda selalu bersyukur kepada murid-murid anda yang menjadikan diri anda seorang guru yang mulia, pintar sehingga banyak murid yang mengidolakan anda?

        Sehingga kecerdasan kesosialan sangat penting dilatih agar anda tidak lupa dengan manusia yang sebagai perantara memberikan nikmat Tuhan berupa ilmu kepada anda.

        Anda tidak akan menjadi orang yang bersyukur kalau tidak bersyukur terhadap manusia.


      • Islam dibangun di atas dalil. Jikalau Antum ingin berdebat di postingan ini, maka kemukakanlah dalil-dalil yang shahih, dan jangan fasiq!


  15. Kaidah Keilmuan: “Keilmuan adalah terjalinnya pengetahuan teratur disertai dengan terjalin teraturnya orang-orang berilmu yang saling bersandar dan memberi sandaran.”

    Sebaik-baiknya orang bertaklid (mengikuti) adalah bertaqlid pada ahli ilmu yang sandaranya sampai di sandaran orang yang ahli ilmu lainnya sampai pada kebenaran ilmu.

    Bukan menghindar dari taqlid demi terhindar dari taqlid sesat dan pada akhirnya malah berijtihad (berusaha menentukan hukum ilmu sendiri) dengan cara sesat dan statusnya tetap saja orang yang tetep bertaqlid.

    Tidak ada yang bisa lepas dari taqlid kecuali orang-orang yang sombong dengan ilmunya.

    Dan tidak ada orang yang bertaqlid tanpa wadah sebuah madzhab, organisasi, negara, kecuali orang-orang yang bingung dengan ilmunya.

    Tidak ada perkara batal bermadzhab. Khususnya dalam keilmuan hukum agama.

    Menghapus semua madzhab ilmu adalah masa depan dan masa depan adalah harapan sehingga perkara penghapusan adalah harapan. Urusan bermadzhab adalah masa sekarang dan masa sekarang adalah kebutuhan sehingga perkara bermadzhab adalah kebutuhan demi untuk manajemen keilmuan atau keagamaan. Dan kebutuhan bermazhab adalah hal kebutuhan yang wajib.

    Kehidupan dunia adalah kebutuhan sedangkan kehidupan akhirat adalah harapan. Harapan dari hasil pengamalan di dunia. Sehingga perkara-perkara yang berhubungan dengan dunia khususnya bermadhab dan bertaqlid adalah kebutuhan yang harus segera dilakukan. Kehidupan dunia bukan untuk harapan-harapan tetapi untuk kebutuhan amalan-amalan demi harapan di akhirat.


    • Ingatlah, yaa akhi, Islam dibangun di atas dalil. Jikalau Antum ingin berdebat di postingan ini, maka kemukakanlah dalil-dalil yang shahih, dan jangan fasiq!


  16. Kalau ente umat muhammad Saw, kenapa malas mendoakan orang NU dan golongan yang ente anggap sesat? apakah hati ente penuh benci pada orang sesat sehingga yang ente ungkapin adalah kebencian? HEI! Nabi ibromim pernah ditegut sama Allah gara-gara mudah berdoa membinasakan.

    Ucapan ente adalah harimau ente. bila anda merasa benar, ucapkan yang benar.

    Saya orang NU yang masih minim agama dan kurang soleh, NAMUN MENGERTI ucapan ente adalah BUSUK.

    kalau ada orang NU yang menghina golongan ente, apakah pantas AHLUL HAQ menghadapi golongan NU dengan penghinaan juga, dengan kebencian alias BALAS DENDAM?


    • “Saya orang NU yang masih minim agama dan kurang soleh”

      Jika Antum merasa awam terhadap ilmu Islam, cukuplah, jangan pernah berdebat dengan ana, sebab yang ana butuhkan adalah dalil, bukan pendapat antum!

      “NAMUN MENGERTI ucapan ente adalah BUSUK”.

      Justru Antum yang busuk itu, Antum busuK, Antum sungguh busuk, disebabkan karena Antum taqlid buta terhadap kyai-kyai NU yang terlalu bodoh untuk mengerti dalil-dalil Islam yang sesuai dengan Al-Qur’an dan As-Sunnah yang shahih!

      Ingatlah, yaa akhi, Islam dibangun di atas dalil. Jikalau Antum ingin berdebat di postingan ini, maka kemukakanlah dalil-dalil yang shahih, dan jangan fasiq!

      Jikalau Antum merasa NU tidak sesat, maka mana dalilnya???


  17. Kita semua berteriak Allahu akbar, Allahu akbar. Kenapa saling bunuh? Mana yang disukai Allah SWT, saling membunuh atau saling mengasihi?
    Yahudi mengajarkan “Mata ganti mata, gigi ganti gigi”
    Islam mengajarkan “Bunuhlah orang kafir” QS 2:191
    Tapi Kristen mengajarkan “Berdoalah bagi orang yang menganiaya kamu” Matius 5:44
    Apa Kristen lebih baik dari Islam?


    • Yaa akhi / yaa ukhti, ketahuilah, bagi ana, agama yang benar adalah agama yang mengajarkan kita untuk menyembah Allah, Tuhan semesta ‘alam!

      Ana gak peduli, mau agama itu mengajarkan kekejaman maupun tidak, yang penting agama itu mengajarkan ana menyembah Allah, pastilah ana cintai agama itu!

      Camkan baik-baik, ‘aqidah jauh lebih penting daripada akhlaq!


  18. Sebaik-baiknya kecerdasan adalah kecerdasan kesosialan dalam usaha menghasilkan ilmu. Karena kecerdasan kesosialan menyangkut berbagai kecerdasan yang ada, baik kecerdasan emosional, inetegensi, spiritual, dll.

    Ada dua prinsip pada kecerdasan kesosialan:
    – Hubungan kecerdasan antar manusia
    – Hubungan kecerdasan manusia dengan Tuhan.

    Karena prinsip kecerdasan pada hakekatnya adalah hubungan sesuatu dengan sesuatu. Bila tidak terjadi hubungan maka tidak terjadi kecerdasan.

    Seorang yang cerdas otaknya adalah karena terjadi hubungan antar sel neoron. Seorang yang cerdas emosinya adalah karena terjadi hubungan antar emosi. Seorang yang cerdas spiritualnya adalah karena terjadi hubungan dengan Tuhan dan karena Tuhan.

    Begitu juga kecerdasan kesosialan. Seseorang yang memiliki kecerdasan kesosialan adalah karena terjadi hubungan keceradasan antar manusia dan hubungan kecerdasan manusia dengan Tuhan.

    Sehingga orang yang memiliki kecerdasan kesosialan yang bagus pada kesimpulannya adalah orang yang selalu bersyukur terhadap manusia di saat nikmat berilmu datang lewat manusia dan selalu bersyukur pada Tuhan.

    Apakah anda seorang yang selalu bersyukur terhadap Tuhan? Maka syukur anda tidak akan dianggap kalau tidak bersyukur kepada manusia yang sebagai perantara pemberian nikmat berilmu dari Tuhan.

    Sehinga orang memiliki kecerdasan kesosialan yang bagus tidak merasa pintar karena kepintaran itu datang dari perantara orang lain, tidak merasa hebat karena kehebatan itu datang dari perantara orang lain, tidak merasa sukses karena kesuksesanya itu datang dari perantara orang lain.

    Anda itu hidup dalam dunia kemanusiaan. Maka pandanglah manusia dan bersyukurlah kepada manusia yang menjadikan diri anda seorang yang berilmu dan mulia di mata Tuhan. Terutama bersyukurlah terhadap manusia yaitu Muhammad SAW dengan cara memperingati hari kelahiran, membaca solawat dan sebagainya dengan penuh pengagungan, penghormatan.

    Ada sebuah cerita bahwa ada seorang guru yang mendapat hidayah justru dari seorang murid. Seorang murid itu melihat belatung dalam hati si guru. Ternyata selama ini si guru hatinya busuk.

    Ada sebuah cerita bahwa ada seorang alim dicabut ilmunya saat merasa sombong pada gurunya. Saat bertobat, ilmu itu kembali dalam ingatannya.

    Anda boleh cerdas dalam hal emosional. Namun anda pun harus inget bahwa orang lain yang mempengaruhi kecerdasan emosional anda. Tidak ada orang yang berkembang emosinya tanpa adanya bantuan dari orang lain.

    Mau jadi apa hidup anda bila tidak ada yang mempengaruhi emosi anda?

    Anda boleh cerdas dalam hal intetegensi, seperti mahir hitung-hitungan, menghafal, dll. Tetapi tetap saja tanpa adanya orang lain yang mempengaruhi intelegensi maka tidak akan menjadi cerdas intelegensinya.

    Ada sebuah kaidah yang menarik dari Les Giblin bahwa kesuksesan dan kebahagiaan ditentukan oleh seberapa baik anda dalam hubungan antar manusia.

    Anda boleh jago dalam bergaul, tetapi apakah anda selalu bersyukur pada sahabat dan memperlakukan sahabat anda di tempat mulia karena sudah menjadikan diri anda jago dalam bergaul?

    Anda boleh jado dalam mengajar, tetapi apakah anda selalu bersyukur kepada murid-murid anda yang menjadikan diri anda seorang guru yang mulia, pintar sehingga banyak murid yang mengidolakan anda?

    Sehingga kecerdasan kesosialan sangat penting dilatih agar anda tidak lupa dengan manusia yang sebagai perantara memberikan nikmat Tuhan berupa ilmu kepada anda.

    Anda tidak akan menjadi orang yang bersyukur kalau tidak bersyukur terhadap manusia.


    • Kenapa sih antum begitu fasiq dan antum tidak mengemukakan dalil-dalil yang shahih???!

      Ingatlah, yaa akhi, Islam dibangun di atas dalil. Jikalau Antum ingin berdebat di postingan ini, maka kemukakanlah dalil-dalil yang shahih, dan jangan fasiq!


  19. Tugas manusia adalah mencari ilmu, mengamalkan ilmu, mengajarkan ilmu dan mencatat ilmu. Dan kesimpulan dari tugas-tugas manusia (dan juga jin) itu adalah beribadah pada Tuhan yang Maha Esa.

    Karena tidak ada ibadah tanpa mencari ilmu. Tidak ada ibadah tanpa mengamalkan ilmu. Tidak ada ibadah tanpa mengajarkan ilmu. Dan tidak ada ibadah tanpa mencatat ilmu.

    Nabi Muhammad SAW pernah menyampaikan kaidah (dalam qur’an) dan kaidah ini menurut Kiai Said Aqil (Ketua PBNU) kesimpulannya yaitu “Hanya orang yang berilmu yang bisa benar. Hanya kebenaran ilmiah yang bisa kita terima untuk sebuah peradaban dunia.”

    Benar dalam melakukan kebaikan adalah dengan ilmu bukan dengan ramalan dan bukan karena dugaan dan sejenisnya.

    Orang yang tidak mencari ilmu adalah orang yang tidak siap untuk benar. Karena pada hakekatnya mencari ilmu adalah mencari kebenaran. Secara fitrah, hati nurani selalu mencari ilmu dan ilmu yang bisa mengenal Tuhannya.

    Maka mencari ilmu adalah kewajiban individual. Tidak ada perwakilan seseorang agar dirinya bisa berilmu secara otomatis. Kalau ada ilmu yang bisa diwariskan, maka itu pendustaan.

    Namun tidak akan ada orang yang bisa mencari ilmu kalau tidak ada yang mengajarkannya. Bila tidak ada seorang pun yang mengajarkan ilmu maka semua manusia dalam daerah tersebut tidak siap dalam hal membentuk kebenaran dan kebenaran ilmiah dalam diri manusia.

    Kewajiban mengajarkan ilmu adalah kewajiban perwakilan. Karena tidak semua orang bisa dan memiliki waktu untuk mengajar. Namun setidaknya setiap individu hanya “Menyampaikan Satu Ayat (ilmu)” adalah keharusan dalam seumur hidup.

    Bila kita sudah berilmu, maka imannya adalah iman ilmiah bukan iman “turunan”. Karena secara kaidah, “Bahwa orang yang beriman terlebih dahulu harus berilmu”. Bila kita masih iman turunan, maka perlu memantapkan iman dengan berilmu.

    Bila sudah berilmu maka perlu dalam hal mengamalkan ilmu. Dalam hal mengamalkan ilmu bukan diartikan kita harus menjadi pengajar. Dalam hal mengamalkan ilmu adalah melakukan sesuai maunya ilmu.

    Bila ilmu memerintahkan mengenai cara-cara ibadah maka kita perlu mengamalkan cara-cara ibadah sesuai ilmu.

    Maka mengamalkan ilmu inilah inti dalam menjalankan kebenaran. Karena ada sebuah konsep Maha Cerdas dari Tuhan “orang yang beriman dan beramal soleh.”

    Apa yang dikatakan mencari ilmu, mengajarkan ilmu, mengamalkan ilmu dan menuliskannya ada perintahnya sendiri agar kita amalkan. Sehingga pantaslah bahwa pengamalan ilmu adalah inti dalam menjalankan kebenaran.

    Dari kegiatan mencari ilmu, mengajarkan ilmu, mengamalkan ilmu maka ilmu tidak akan lestari alias mentradisi kalau tidak ada catatan ilmu alias ilmu yang dituliskan. Tulisan dalam buku dan media lain adalah guru perwakilan untuk manusia.

    Bila tidak ada tulisan sebagai guru perwakilan maka tidak ada niat untuk mentradisikan kebenaran dan kebenaran ilmiah. Karena ada sebuah kaidah, “Ilmu adalah ibarat hewan liar. Maka ikatlah ilmu dengan tulisan agar tidak lepas.” Lepas disini artinya bisa lupa, meninggalnya si ahli ilmu, dan lainnya.

    Maka dari sinilah sudah kita ketahui bahwa inti dari manusia diciptakan untuk ibadah adalah dengan memenuhi standar : Mencari Ilmu, Mengajarkan Ilmu, Mengamalkan Ilmu, dan Mencatat Ilmu.

    Lalu bagaimana bangsa jin yang juga diwajibkan ibadah?

    Apakah jin ada kegiatan mencari ilmu, mengamalkan ilmu, mengajarkan ilmu, dan mencatat ilmu? Silahkan tanya sama jin.

    Yang jelas, pastinya bangsa jin dalam beribadah harus sesuai syareat Nabi SAW. Sebagian jin ada juga yang menjadi Waliallah karena ibadahnya dan sebagian ada yang jadi setan karena durhakanya.


    • Dakwah antum adalah dakwah kefasiqan, yaa akhi!

      Ingatlah, yaa akhi, camkan ini baik-baik, Islam dibangun di atas dalil. Jikalau Antum ingin berdebat di postingan ini, maka kemukakanlah dalil-dalil yang shahih, dan jangan fasiq!


  20. AQIDAH LEBIH PENTING DR AKHLAK.??? GUOBLOK KAMU. PO ORA TAU KRUNGU DALIL “INNAMA BUISTU LI UTAMMIMA MAKAARIMAL AKHLAK.” ganti nama aja, bukan Hmba Allah, tp hamba syetan. dilihat dr komentmu, jelas, misionaris kamu itu. tujuanmu satu.
    islam di bangun atas dalil??? SEBUTKAN DALIL PERKATAANMUMU ITU! YG ADA ADALAH ISLAM DI BANGUN DR LIMA HAL. GAG PERCAYA, LIHAT INI : Abu Abdirrohman Abdulloh bin Umar bin Khoththob rodhiyallohu ‘anhuma, dia berkata “Aku pernah mendengar Rosululloh shollallohu ‘alaihi wasallam bersabda: ’Islam itu dibangun di atas lima perkara, yaitu: Bersaksi tiada sesembahan yang haq kecuali Alloh dan sesungguhnya Muhammad adalah utusan Alloh, menegakkan sholat, mengeluarkan zakat, mengerjakan haji ke Baitulloh, dan berpuasa pada bulan Romadhon.”(HR.Bukhori dan Muslim)
    DASAR CENGOH!!!!!


    • “AQIDAH LEBIH PENTING DR AKHLAK.??? GUOBLOK KAMU. PO ORA TAU KRUNGU DALIL “INNAMA BUISTU LI UTAMMIMA MAKAARIMAL AKHLAK.””.

      Demi Allah SWT, justeru antum-lah yang fasiq lagi tolol itu. ‘Aqidah jauh lebih penting daripada akhlaq, sebab akhlaq dan karakteristik bisa dibentuk oleh siapapun termasuk oleh Kaum Ateis. Sedangkan ‘aqidah (kepercayaan), itulah yang akan menuntun ana dan antum dan semua orang agar bisa masuk syurga yang dikelilingi dengan ribuan bidadari.

      Allah SWT berfirman dalam QS Ali ‘Imran: 85, bahwa siapapun yang menganut ‘aqidah Islam pastilah akan masuk ke jannah dan tidak masuk ke neraka.

      “ganti nama aja, bukan Hmba Allah, tp hamba syetan.”.

      Demi Allah SWT, ana ini Muslim sejati, yaa akhi.

      “dilihat dr komentmu, jelas, misionaris kamu itu. tujuanmu satu.”

      Na’am, yah, ana memang misionaris, yaitu misionaris Islam agar banyak kuffar yang mau masuk Islam.
      Camkan itu baik-baik, ana adalah seorang hamba Allah SWT, ana adalah seorang Muslim sejati!

      “islam di bangun atas dalil??? SEBUTKAN DALIL PERKATAANMUMU ITU! YG ADA ADALAH ISLAM DI BANGUN DR LIMA HAL. GAG PERCAYA”.

      Na’am, Islam memang dibangun diatas dalil. Semua ummat Islam ber’aqidah dan berakhlaq sesuai dengan aqidah dan akhlaq yang telah ditetapkan oleh dalil-dalil yang shahih (Al-Qur’an Al-Karim dan As-Sunnah Ash-Shahihah).

      “islam di bangun atas dalil??? SEBUTKAN DALIL PERKATAANMUMU ITU! YG ADA ADALAH ISLAM DI BANGUN DR LIMA HAL. GAG PERCAYA, LIHAT INI : Abu Abdirrohman Abdulloh bin Umar bin Khoththob rodhiyallohu ‘anhuma, dia berkata “Aku pernah mendengar Rosululloh shollallohu ‘alaihi wasallam bersabda: ’Islam itu dibangun di atas lima perkara, yaitu: Bersaksi tiada sesembahan yang haq kecuali Alloh dan sesungguhnya Muhammad adalah utusan Alloh, menegakkan sholat, mengeluarkan zakat, mengerjakan haji ke Baitulloh, dan berpuasa pada bulan Romadhon.”(HR.Bukhori dan Muslim)
      DASAR CENGOH!!!!!”

      Ternyata Antum memang bener-bener tolol, tolol, dan sangat tolol.
      Bukankah HR Bukhori dan Muslim yang antum sodorkan itu merupakan sebuah dalil?!

      Jadi kalo gitu, demi Allah SWT, ana sama sekali enggak salah, bahwasanya Islam memang dibangun diatas dalil, yakni dalil-dalil yang shahih (yaitu: Al-Qur’an dan Hadits Shahih). Dan antum adalah makhluk fasiq lagi tolol!

      Bertaubatlah, yaa akhi, Antum jangan Fasiq!!!

      Camkan baik-baik, yaa akhi Muhammad Muflih Mukafi, Islam dibangun di atas dalil. Jikalau Antum ingin berdebat di postingan ini, maka kemukakanlah dalil-dalil yang shahih, dan jangan fasiq!


  21. antm bila ilmu yg ada baru 10% anda ngitung dari mna?


  22. Kontol lu!!!!! Ustad ngentot.. -tampilin komen gue klo lu berani- Golongan lu Iblis laknatullah.. Hey ustad Sesat.. Pasti bini lu perek 25rb, emak lu bispak arab, bpk lu babu di arab.. Jd kelakuan lu kyk gini.. Dasar Ngentot lu…


    • Bagus!, Memang seperti inilah ajaran Firqoh NU yang sesat itu!


  23. di indonesia islam masuk melalui para walisongo….dengan pendekatan melalui adat istiadat agar mudah di pahami ,,,,seperti wayang yg menceritakan tentang cara hidup dalam ajaran islam dalam lakonnya…ingatlah para perjuangan mereka dalam menyebarkan islam,,,,,kalau tidak ada mereka kita semua masih dalam ajaran menyembah batu dan pohon ….di zaman nabi saw tidak ada mobil dan motor,,,,,,,dan tidak ada sekolahan….kalau bid’ah berarti kita jgn naik motor atau mobil,,,,naik onta saja dan keledai dan kalau baca alquran dengan obor saja jgn dengan lampu….


    • Yaa akhi, antum jangan fasiq, sekali lagi ana takhdzir antum dengan sangat keras, antum jangan fasiq!

      Adzan pake speaker; naik motor; naik mobil; naek pesawat terbang saat beribadah haji; perang dengan menggunakan meriam (bukan dengan kuda dan pedang), itu semuanya bukan Bid’ah, sebab bid’ah adalah segala sesuatu hal-hal yang dikait-kaitkan dengan ritual-ritual, sedangkan ritual-ritual tersebut tidaklah diajarkan oleh Allah SWT dan Nabi Muhammad Rasulullah SAW.

      Contoh-contoh Bid’ah diantaranya!:

      – Yasinan;
      – Tahlilan;
      – Maulid Nabi SAW;
      – Dan masih banyak lagi tradisi-tradisi masyarakat yang dengan sengaja diislamkan oleh para kyai-kyai sesat, demi apa? Demi banyaknya makhluk-makhluk kuffar yang mau masuk pada agama busuk :P ciptaan kyai-kyai sesat!

      Camkan baik-baik, yaa akhi, ajaran Islam tak bisa dengan pendekatan-pendekatan adat istiadat; memasukkan ajaran Islam kepada tradisi pewayangan; dlsb, demi Allah SWT, itu semuanya bid’ah, yaa akhi!

      Antum tau enggak sih, bid’ah itu apa???
      Kalo tau, kenapa antum membela NU (Kaum Nahdliyyin) yang sudah jelas-jelas nyata kesesatannya???!

      Renungkanlah, yaa akhi!!!


      • apa kamu gak sedang melakukan bid’ah?????
        jgn asal ngomong, kamu tu bikin web, main komputer, facebook. opo yo iku gak bid’ah????
        lambemu rusak gak tau di asap boto…


      • Yaa akhi Gus Wawan, Antum jangan Fasiq!

        Maen komputer; Internetan; naek motor; naek sepeda; naek pesawat saat berhaji; adzan pake speaker; dlsb, itu semuanya bukan bid’ah!

        Bid’ah adalah sesuatu yang berhubungan dengan ritual yang tidak diajarkan oleh Rasulullah SAW, diantaranya!:

        – Tahlilan;
        – Yasinan;
        – Perayaan Mauludur Rasul;
        – Dlsb.

        Dan antum (yaa akhi Gus Wawan) adalah termasuk Ahlul Bid’ah.

        Bertaubatlah, dan jauhilah bid’ah dengan segera!


      • Yaa akhi Gus Wawan, Antum jangan Fasiq!

        Maen komputer; Internetan; naek motor; naek sepeda; naek pesawat saat berhaji; adzan pake speaker; dlsb, itu semuanya bukan bid’ah!

        Bid’ah adalah sesuatu yang berhubungan dengan ritual yang tidak diajarkan oleh Rasulullah SAW, diantaranya!:

        – Tahlilan;
        – Yasinan;
        – Perayaan Mauludur Rasul;
        – Dlsb.

        Dan antum (yaa akhi Gus Wawan) adalah termasuk Ahlul Bid’ah.

        Bertaubatlah, dan jauhilah bid’ah dengan segera!


      • Yaa akhi Gus Wawan, Antum jangan Fasiq!

        Maen komputer; Internetan; naek motor; naek sepeda; naek pesawat saat berhaji; adzan pake speaker; dlsb, itu semuanya bukan bid’ah!

        Bid’ah adalah sesuatu yang berhubungan dengan ritual yang tidak diajarkan oleh Rasulullah SAW, diantaranya!:

        – Tahlilan;
        – Yasinan;
        – Perayaan Mauludur Rasul;
        – Dlsb.

        Dan antum (yaa akhi Gus Wawan) adalah termasuk Ahlul Bid’ah.

        Bertaubatlah, dan jauhilah bid’ah dengan segera!


  24. Aku pergi Tahlil…kau bilang amalan jahil…
    Aku baca Shalawat Burdah…kau bilang itu Bid’ah…
    Lalu aku harus bagaimana…???
    Aku Bertawassul dengan baik…kau bilang aku Musyrik…
    Aku ikut Majelis Dzikir…kau bilang aku Kafir…
    Lalu aku harus bagaimana…???
    Aku Shalat pakai Lafadz Niat…kau bilang aku Sesat…
    Aku mengadakan Maulid…kau bilang tak ada Dalil yang Valid…
    Lalu aku harus bagaimana…???
    Aku Gemar Berziarah…kau bilang aku Alap-Alap Berkah…
    Aku mengadakan Selamatan…kau bilang aku Pemuja Setan…
    Lalu aku harus bagaimana…???
    Aku pergi Yasinan…kau bilang itu tak Membawa Kebaikan…
    Aku ikut Tasawuf Sufi…malah kau suruh aku Menjauhi…
    Ya Sudahlah….aku ikut kalian…
    Kan kupakai Celana Cingkrang….agar kau senang…
    Kan kupanjangkan Jenggot…agar dikira berbobot…
    Kan kuhitamkan Jidat…agar dikira Ahli Ijtihad…
    Aku kan sering Menghujat…biar dikira Hebat…
    Aku kan sering Mencela…biar dikira Mulia….
    Ya Sudahlah….Aku pasrah pada Tuhan…
    Yang kusembah….


    • Jadi antum kepengen ngebuat syari’at baru, yaa akhi??

      Kalo gitu, murtad aja dari Islam segera, yaa akhi!!!


  25. Ikut setan melalui ajaran Muhammad bin Abdulah…berakhir kita berdtemu Muhammad dialam Maut Medinag, disana nabi Muhammad sedang menunggu umatnya yang setia pada Muhammad


    • eh.. kok ada anus bisa ngomong.. ajiieeb..!!! bau taiii!!!


  26. saya banyak nemu blog-blog salafi. rata-rata isi mereka lumayan elegant. tapi nemu yang ini…hwedeh, jujur harus saya katakan: inilah blog salafi tergoblok yang pernah saya jumpai. piss.


    • Antum jangan fasiq, yaa akhi!


    • pengumuman… ini bkn blog orang Salafi, tp blog org Wahabi yg suka memecah belah umat islam….


      • Apakah ana salah jikalau ana menyatakan bahwa NU (Kaum Nahdliyin) adalah segorombolan ‘ulama sesat yang hobi berbuat bid’ah?!


      • yo jelas salah dul wahaboi…..


      • Yaa akhi Gus Wawan, emangnya ana salah apabila ana berkata bahwa NU itu sesat sebab ritual-ritualnya mengandung bid’ah; syirik (musyrik); and Khurafat?!


  27. fasiq I T I L PO forum tempek a iki, gae forum cmn go debat sg g mutu kontol cok


    • Bertaubatlah, yaa ukhti, Antum jangan fasiq!


      • anda benar wahaiii.. GERRY JORDAN.. emang yg namanya HAMBA ALAH itu, mukanya kaya kontol, doyan ngentotin tetangga, yg masih umur 6 tahun, karena memek istrinya sudah longgar.. dan skarang dia jadi strees..


      • NU (Kaum Nahdliyyin) itu sesat sebab mereka itu Ahlul Bid’ah, yaa akhi!


  28. Ya Allah,kami mohon kebaikan untuk semua saudara kami ini,dan kami mohon surga untuk semua saudara kami ini.Saya baru simpatisan Salafi,orang tua saya NU.Saya melihat beberapa hal yang tidak islami yang sering dilakukan oleh saudara kami NU,yaitu mendoakan orang mati di 3hari,7hari,40hari,100har dst saampai 1000hari,dan…memakai sesajian ada tumpeng robyong untuk “memule”(disajikan)kpd kyai robyong nyai robyong.Ada jenang tujuh untu “memule” penguasa bumi dan samudra yg harus kundur makayangan(pulang ke kahyangan) agar tdk mengganggu.Golong utk memule kanjeng nabi Adam ibu Hawa.Nasi gurih lembar sari untuk memule kanjeng nabi Rasul (Muhammad),dll masih ada lainya.Dan juga sangat antusias kalao diajak piknik ziarah ke makam-makam yang jauh2.Saya melihat sangat berbeda sekali dengan sdr2 kita yang Muhammadiyah.Juga,kalo saya ikut sholat bersama sdr2 NU,wah cuepeeet banget,bagi saya tidak terasa khusuk sperti kalo bersama sdr kami Muhammadiyah(saya tdk mengatakan salafy).Islam saya masih sangat dangkal,tapi saya lebih menaruh simpati kepada yang diamalkan oleh sdr2 kita yng dari Muhammadiyah,atau kayaknya salafy.Terus terang saya melihat hal-hal yang syirik diseputar kami yang dilakukan oleh sdr2 kita dari NU.Wallohualam.Suharjono,Yogyakarta.


    • NU juga sebenarnya Muslim, yaa akhi, hanya saja mereka sesat, kenapa? Karena mereka (NU) terlalu banyak melakukan ritual-ritual bid’ah, sedangkan semua bid’ah itu Dholalah!


    • hee.. suharjorok, nt dah tau dangkal kok ngomentarin orang.. ngaca dong.. jangan bawa2 organisasi lah.. kmu itu bego ya.. saya orang NU dan ga ada tuh acara mendoakan orang mati, fitnah tuh.. klo masalah hari ke 1-7 itu hanya kegiatan sbagai orang islam, dan itu bukan hukum, klo nt ngaku islam trus kegiatan nt apa? judi, melacur, minum khamer..


      • biasa bos, ilmu msh cetek bisanya cuman mencari cari kesalahan org NU, apalagi yg menamakan Hamba Allah ini. wahaboi tulen ngakunya salafi, nyatanya kyai mu diajak dialog ama Prof. H. Ahmad Zahro selaku Rektor Unipdu gak brani datang. ngeles aja lu wahaboi…


      • Ana Salafi sejati, yaa akhi!


  29. ngomong tai, ustadz sesat…!!!!!!


    • Dasar Antum si NU sesat!


      • walah org sesat teriak sesat, komen ane jg d hapus. dasar PENGECU, PARASIT….


      • Demi Allah, ana tidak sesat sedikitpun, yaa akhi.

        Justeru antum-lah yang sesat itu, yaa akhi!


  30. Wahai saudara-saudaraku seiman, mari kita lihat surat An-Nahl Ayat 125 yang artinya : “Serulah (manusia) kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pengajaran yang baik, dan berdebatlah dengan mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu, Dialah yang lebih mengetahui siapa yang sesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui siapa yang mendapat petunjuk”.


    • Lihatlah NU, yaa akhi, mereka sok banget menegakkan ajaran Islam. Tapi ternyata, mereka hanya pecundang-pecundang Ahlul Bid’ah yang mengatasnamakan ajaran Islam.

      Alangkah baiknya mereka (NU / Kaum Nahdliyin) itu jangan marah lah kalo dianggap sesat oleh para ‘ulama Salaf, jika mereka tetep bersikukuh dalam kebid’ahan mereka!


      • kmu tu wahaboi bisanya cuman menyesatkan org lain, mengkafirkan org lain. padahal hanya Allah yg maha mengetahui. kmu salafi palsu…


      • Inilah ajaran Islam yang sebenernya, yaa akhi.


  31. Mohon mf pak ustaz jagn mgtkan sprti itu ttg ajaran NU….karena didalm ajaran kami gak ada yg mgnjurkan untk brzina sgla smacam,,mugkin kyai2 yg anda tmukan itu memang sudh tidak normal lagi… Mhon dtliti dulu sebelum mempublikasikan pendapt anda.trmksih


    • Kalo gitu, kenapa sih NU masih juga suka berbuat bid’ah, yaa akhi?!

      Ayo jawab pertanyaan ana, kenapa sih NU (Nahdliyyin) masih suka berbuat bid’ah, yaa akhi?!


      • he domba alah… sok tau loh.. NU yg mana tuh.. emang nt tau bid’ah, ternyata nt ahli mengkambing hitamkan orang,, sesuai dngan namanya.. domba hitam..


      • org NU slalu kmu anggap melakukan bid’ah, sedangkan kalian jg melakukan bid’ah gak pernah di akui. dul wahaboi pilih enaknya sendiri…


      • Ritual apa yang antum sangka itu bid’ah yang dilakukan oleh orang Wahabi, yaa akhi Gus Wawan?!


      • Islam dibangun di atas dalil. Jikalau Antum ingin berdebat di postingan ini, maka kemukakanlah dalil-dalil yang shahih, dan jangan fasiq!


  32. ini ustazd gila apa apa to? arogan sekali? aku yakin dia bodoh tentang apa itu NU? dia hanya ahli fitnah aja. “LA YADKHULUL JANNATA NAMMAMUN”


    • Antum justeru yang gila wal bodoh itu, yaa akhi. Sebab antu tidak mengerti apa itu Islam yang Kaffah!


  33. ustadz sesattt… komennya cuma itu2 aja. klo emng elo ustadz beneran, ane tantang ente… klo ga berani brarti ente ustadz foto copy, ustadz gadungan, teroris, ustadz palsu, sesat. bener kan????
    tuh kan emng ga punya nyali seh…
    faktanya emng bgtu kan?
    dasar wong sableng….
    islamnya cuma di KTP doang…
    kasih doktrin cma k org awam, tp ngmong k ulama NU pda ga berani, krna mentalnya kaya kerupuk. hayoo…pada ngaku aja dech.. dasar pnyebar fitnah. cma gde omong doang…
    dasar wahaber, ktahuan bgt sifat PENGECUTNYA…


    • Afwan, yaa akhi, ana bukannya gak berani berdebat melawan kyai NU, tapi ana takutnya terbawa-bawa sesat oleh kesesatan-kesesatan yang ditimbulkan oleh pemikiran Aswaja NU si makhluk sesat itu, yaa akhi.


  34. tuh kan, ngmong nya cuma itu2 terus. dasar PARASIT… mental pengecut… mnding pake ROK aje ente ustadz fotocopi… wkwkwkwkwkwkwk


    • Kenapa sih antum betah di dalam suatu aliran yang mengajarkan untuk berbuat bid’ah dan syirik serta Khurafat, yaa akhi?!

      Bertaubatlah, yaa akhi, Antum jangan fasiq!


  35. ustadz yg baru hafal juz ‘ama 10 surat aja udah brani mengkafirkan org lain. sini debat ama anak SD di daerah saya, dijamin kalah ente.. dasar wahabberrrrrrrrrr. jenggot gila, cadar kaya ninja…


    • Kenapa antum menghina syari’at Islam dengan mengatakan: “Dasar wahabberrrrrrrrrr. jenggot gila, cadar kaya ninja…”???…


      • haduh, ga mutu nih komentnya (hamba Allah)

        itu itu mulu. . . Ga tau kalo semua amalan nahdiyin ada dalilnya semua. Tidak ada satupun amalan nahdiyin yang tidak berdasarkan dalil. . . . Tahlilan ? Ada kq dalilnya. . Maulidan ? Ada kq dalilnya. . Yasinan ? Ada kq dalilnya. . Tawasul ? Ada kq dalilnya. . Apa sih yang gak ada dalilnya. . . . Namun, dalilnya warga nahdiyin tidak sepaham dengan wahabi, makanya wahabi sering menggembor gemborkan kalo nahdiyin adalah tak berdalil atau malahan ahlul bid’ah. . . Semua kegiatan nahdiyin itu berdalil. . . Dan perlu diingat bahwa nahdiyin menggunakan kebebasan bermadzhab, termasuk madzhab yang anda pahami. . . . Beda madzhab maka beda dalil. . . Dan bisa saja kami mengatakan antum ahlul bid’ah, karena dalil madzhab anda tidak sesuai dengan dalil madzhab kami. Namun karena kami membebaskan bermadzhab. Dan setiap madzhab memiliki dalil masing-masing, kami jadi lebih baik dibilang ahlul bid’ah daripada bilang ahlul bid’ah kepada yang bermadzhab lain. . . .


      • Yaa akhi @491n, antum bilang!:

        “Tidak ada satupun amalan nahdiyin yang tidak berdasarkan dalil. . . . Tahlilan ? Ada kq dalilnya. . Maulidan ? Ada kq dalilnya. . Yasinan ? Ada kq dalilnya. . Tawasul ? Ada kq dalilnya. . Apa sih yang gak ada dalilnya. . . .”.

        Terus mana dong dalil-dalilnya, yaa akhi?!

        Camkan baik-baik, yaa akhi, antum jangan hanya ngebacot membela Ahlul Bid’ah Sesat tanpa mengemukakan dalil sedikitpun!

        ALLAHU AKBAR!


  36. Pentingnya Memaknai Bid’ah Secara
    Benar
    Semarang, NU Online
    KH Fadlan Musyafak selaku pengasuh
    Ma’had Walisongo Semarang
    mengungkapkan bid’ah secara rinci. Hal
    itu diminta Cak Nun agar Jamaah Maiyah
    yang memadati halaman Ma’had
    Walisongo Semarang, Rabu (26/6) siang
    semakin memahami bid’ah.
    Menurut Imam Syafii sebagaimana
    dikatakannya, bid’ah terdiri dari 2 hasanah
    yang sesuai dengan syara’ dan sayyiah
    yang tidak sesuai dengan syara’. Lebih
    lanjut Kiai Fadlan yang pernah
    mendampingi Cak Nun selama 3 pekan di
    Mesir menyatakan seraya mengutip
    pendapat Izzudin Abdus Salam, murid
    Imam Syafii mengungkapkan bid’ah ada 5
    macam.
    Pertama, bid’ah wajibah. Kiai Fadlan
    memisalkan bid’ah yang dilaksanakan
    sahabat Abu Bakar yang didaulat sebagai
    pelopor bid’ah. Yakni dalam hal
    menuliskan mushaf Al-Qur’an. Meski awal
    mulanya Abu Bakar terangnya masih was-
    was namun setelah memahami sabda Nabi
    dengan berbid’ah memperoleh 10 pahala
    maka penulisan mushaf Al-Qur’an yang
    sebelumnya belum pernah dilakukan era
    kenabian kemudian dilakukan.
    Pelopor bid’ah kedua, sambungnya adalah
    sahabat Umar bin Khattab yang
    menunaikan shalat tarawih selama 30 hari.
    “Nikmatu bid’ati hadza, senikmat-
    nikmatnya bid’ahku (Muhammad) ialah
    menunaikan shalat tarawih 30 hari,”
    lanjutnya.
    Untuk pelopor bidah berikutnya tambahnya
    ialah Sahabat Usman bin Affan yang
    menuliskan ulang Al-Qur’an juga sahabat
    Ali bin Abi Thalib yang mendirikan lajnah
    penulisan Al-Qur’an.
    Bid’ah berikutnya kata kiai Fadlan bid’ah
    mahrumah . “Contohnya mendirikan
    organisasi yang bertentangan dengan
    syariat Islam,” ungkapnya.
    Lebih lanjut ia menambahkan bid’ah
    makruhah seperti spiker yang ada di
    masjid. Bid’ah mubahah semisal
    bersalaman seusai shalat dan mandubah
    misalnya membangun universitas.
    Ia mengajak kepada ribuan Jamaah
    Maiyah yang hadir agar tidak memaknai
    kullu bid’atin, setiap bid’ah. Jika kata kullu
    diartikan seluruh tegasnya merupakan
    pemaknaan yang kurang pas. Sehingga
    menurutnya kelompok yang mengartikan
    kullu yang berarti seluruh merupakan
    aliran yang dangkal pemahamannya.
    Redaktur : Mukafi Niam
    Kontrbutor: Syaiful Mustaqim


    • Yaa akhi, Imam Syafi’i; Imam Hanafi; Abu Bakar Sidiq, Cak Nun; dan termasuk salah satunya kyai Fadlan antum, mereka semua adalah manusia biasa, mereka tidaklah ma’sum, pastilah mereka punya dosa walau hanya sedikit dalam hidupnya, dan pastilah ucapannya tidak seratus persen benar.
      Antum jangan pernah bertaqlid buta terhadap orang-orang itu, tetapi taqlid-lah kepada Allah dan Rasul-Nya!

      Pokoknya semua bid’ah itu sesat, yaa akhi!

      Sedangkan penulisan Al-Qur’an; pemakaian speaker masjid; naek pesawat saat pergi berhaji; dan semua urusan duniawi lainnya, itu semuanya sama sekali tidak bid’ah, kenapa? Karena bid’ah hanyalah ritual-ritual yang dilakukan oleh manusia tanpa adanya dalil dari Allah dan Rasul-Nya.

      Contoh-contoh bid’ah diantaranya adalah!:

      - Tahlilan;
      – Yasinan;
      – Perayaan Mauludur Rasul;
      – Dsb.

      Ana takhdzir antum dengan keras!:

      “Bertaubatlah, yaa akhi, Antum jangan fasiq!”.


  37. ini situs kristenisasi .
    awas bahaya….


    • Ooo jadi Antum mengkafirkan ana?!

      Kalo begitu, berarti antum kafir, yaa akhi. Dan kalo antum kafir, berarti darah antum halal untuk ditumpahkan (QS At-Tawbah: 28 – 29).

      Teriakkan Takbir!: “ALLAHU AKBAR!”.


  38. mau dalil apa ni ? ? Dipilih dipilih dipilih


    • Yaa akhi, antum jangan fasiq!

      Islam dibangun diatas dalil, yaa akhi!


  39. iya makanya saya tanya, mau minta dalil tentang apa ? ?

    ya hamba allah, antum jangan fasiq, nabi sendiri mengatakan bliau nabi terakhir ya akhi, jangan fasik ya akhi, islam dibangun diatas dalil ya akhi. Antum jangan fasik ya akhi, wahabi itu sesat ya akhi. Antum jangan fasik ya akhi. . Wahabi tidak pernah mendalami quran dan sunah ya akhi. Antum jangan fasik yaa akhi, tawasul itu dicontohkan rosul ya akhi, antum jangan fasik ya akhi. . . Bila imam empat madzhab aja yang berguru langsung dari sahabat rosulullah tidak seratus persen benar, apalagi antum ya akhi. Antum jangan sombong ya akhi, antum tidak berguru pada sahabat rosul ya akhi. Antum jangan fasik ya akhi. Sadarlah ya akhi antum itu sesat ya akhi. .


    • Demi Allah, antum-lah yang justeru makhluk sesat itu, yaa akhi!

      Bertaubatlah, yaa akhi, Antum jangan fasiq!


  40. Kami memang blajr kpd guru/kyai. , yg mna gru kmi blajr dg gru beliau, & gru bliau blajr dg gru blian & strusx smpai ke tabi’in, tabi’in dg shbat, & shbat blajr dg rasulullah.
    Qur’an & sunnah yg kmi plajari sesuai pmhman bliau. Sdangkan kalian m.pelajari al-qur’an & sunnah dg pmhman sndri.


    • Yaa akhi Hamdi, kami (Salafi) mempelajari ilmu Islam sesuai dengan pemahaman para Salafushalih, yaa akhi Hamdi!


  41. Aku bahagia jadi wong NU . .
    Arep kowe omong opo wae terserah kah . . . .


    • Apakah antum tidak takut dilaknat oleh Tuhan, yaa akhi???!

      Bertaubatlah, dan hindarilah bid’ah Dholalah!


  42. Orang yang sudah beribadah kok ya tetep disalahkan, tetep diganggu saja. Syukur masih mau ibadah. Tu orang maunya apa sich ? Itu urusin orang pada maksiat, mabok, judi yang justru semakin banyak. Ini orang malah sibuk ngoreksi yg sudah mau ibadah.


    • Yaa akhi Gun, Maksiat dan mabuk, itu adalah bukan perkara agama. Yang wajib ditakutkan adalah perkara bid’ah, seperti antum yang doyan tahlilan dan yasinan.

      Dasar antum si Ahlul Bid’ah!


    • Beribadah itu ada caranya dan cara yang benar adalah cara nabi muhammad itulah yg dinamakan sunah maka cara diluar itu adalah bid ah. Apalagi dalam ibadah ritual seperti berdoa bersholawat berdzikir harus dikerjakan dengan cara yg ada contohnya dari nabi. Kalo orang nu banyak melakukan ibadah ritual yg tdk ada contoh dari nabi misalnya bersholawat pake cara nyanyi bersama sama dan lagi yg di baca.sloawat yg nggak ada hadist nya seperti sholawat badar atau sholawat nariah


      • Benar itu, yaa akhi @Abu Faqih.

        Namun sayangnya orang-orang NU (Kaum Nahdliyyin) terlalu malu-malu kucing untuk mengakui bahwa diri mereka adalah sesat dan menyesatkan sebab mereka terlalu banyak berbuat bid’ah sedangkan semua bid’ah itu Dholalah (Sesat dan menyesatkan).


  43. Sudahlah saudaraku yang sepaham & tidak, ini tulisan hanya dipakai untuk saling menghujat. Tidak ada gunanya kita saling hujat. Yang orang NU mo jelasin apa aja ke orang yg gak sepaham gak bakal masuk ke pada nalar dan hati mereka. Kita sebaiknya tabayyun aja. Para mujtahid yang 4 aja itu be4beda tapi saling menghormati. Kok kita yang FAKIR ini saling menghujat. Kita kembalikan aja yang maha tahu dan maha bijaksana. ALLAH AZZA WA JALLA…


    • Afwan, yaa akhi @Al Fakir, ana tidak sedang menghujat, namun ana sedang meluruskan pemahaman-pemahaman bid’ah yang terjadi di masyarakat kita, namun mereka ketika ingin disadarkan mereka malah menganggap sesat kaum Salafi (Pengikut Salaful Ummah).


  44. Ha… ha… ha… orang buodoh kok ngaku pinter, orang fasiq kok ngingetin fasiq, hamba sesat kok ngaku hamba Allah, mau menumpahkan darah orang sesuai naz Qu’an kok gak ngasih alamat biar bisa didatengi, ngaku berani kok ternyata pengecut. Ngaku salaf kok bawa organisasi segala, ngaku ustadz tapi kok gak punya murid, ngehina kyai kok malah mukanya mesum, ngehina kyai pake kopyah kok fotonya ndiri pake. Dasar PLIN PLAN, dasar FASIQ, dasar MUKA MESUM, dasar GAK TAU MALU, semua orang kok dholalah kecuali ama groupnya. Surganya kakek neneknya apa? Kok ngehayal mas2


    • Afwan, yaa akhi, Antum jangan fasiq.
      Sekali lagi ana takhdzir dengan keras, Antum jangan fasiq!


  45. TANYA-JAWAB ILMU : Pluralisme Agama VS Humanisme Agama

    Mahasiswa:
    Apakah ilmu Pluralisme Agama atau ilmu Humanisme Agama untuk membentuk nilai universal kesosialan yang cerdas? Jujur, saya anggap ajaran dari bapak mengenai Humanisme Agama adalah PENENTANG Pluralisme Agama.

    Mohon dijelaskan panjang lebar karena sudah ada orang-orang JIL (Jaringan Islam Liberal alias Labil) mau berdebat dengan bapak dan saya sendiri karena merasa terancam. Padahal Kegoblok Pluralis kalau orang JIL mau ngajak debat karena mereka sendiri menjunjung tinggi perbedaan pendapat, universal.

    Oh ya pak, banyak orang yang mengaku menjunjung Pluralisme Agama namun kenyataan mempertahankan keegoisan yang ngawur karena melebur dengan keyakinan lain. Pada akhirnya, jatuh pada lembah ATEIS = KEIMANAN TANPA KEPASTIAN alias NIHILISME KEIMANAN/KEYAKINAN.

    KASUS : Orang Islam yang Plural (HARUS) tidak perlu tahu Tuhan-nya siapa karena nama Tuhan bisa dinamai nama-nama lain. Kalau mengakui Tuhannya itu Allah, batal “Pluralisme” agamanya. Kok masih mengakui dengan nama Allah? Berarti punya egoisme agama dan meniadakan keyakinan lain? Maka batal Pluralismenya

    Apalagi mengaku bahwa Allah-lah sejatinya zat dan nama Tuhan maka sekali lagi DOBEL batal Pluralisme Agamanya.

    KASUS : Orang-orang agama lain yang Plural (HARUS) tidak perlu tahu Tuhan-nya-siapa. Konseksuensinya adalah harus mampu menganggap dirinya adalah ber-Tuhan yang sama dengan orang Islam dan mengamamalkan ajaran Islam. Karena toh sekedar nama dan ajarannya sama-sama. Intinya sama-sama menyembah Tuhan “SESUATU” dan aturan KEBAIKAN “SESUATU”.

    Apakah mau orang Yahudi mengakui Plural jenis ini? MAU?
    Apakah mau orang Nasroni mengakui Plural jenis ini? MAU?
    Apakah mau orang Hindu mengakui Plural jenis ini? MAU?

    Apakah mau orang Budha mengakui Plural jenis ini? MAU?
    Apakah mau orang Katolik mengakui Plural jenis ini? MAU?
    Apakah mau agama-agama lain mengakui Plural jenis ini? MAU?

    KASUS : Pada akhirnya orang-orang yang beragama tidak perlu lagi membawa embel-embel agama tetapi hanya membawa “nilai kemanusiaan”. Toh semua sama. Sama-sama dari Tuhan. Sehingga nanti pada ujungnya orang-orang tidak perlu lagi beribadah pada Tuhan sesuai ajarannya karena yang penting BERIMAN PADA TUHAN “SESUATU” DAN AMAL KEBAIKAN “SESUATU”.

    KASUS: Pada ujungnya orang-orang Plural menjelma menjadi Tuhan sehingga “DIRINYA SENDIRI TUHAN”. Dan memang sudah menjadi Tuhan karena sudah meniadakan “TUHAN SECARA ZAT DAN NAMA” sendiri dengan meleburkan pada “Ketuhanan yang Bebas Nama Pada satu Zat”

    Kalau batal Pluralisme-nya ngapain terus dipertahankan?

    Menurut saya, orang-orang yang menjunjung tinggi Pluralisme Agama buat saja Agama Plural dan jangan menumpang pada ajaran agama yang sudah-sudah.

    Dosen:

    Wah, itu sudah dijelaskan. Hebat sekali. Namun saya akan menjelaskan lagi.

    Singkat saja ya? Ini adalah ilmu rahasia “hasil wangsit dari Tuhan” yang akan menjadi “Senjata Bawah Tanah”, hehehe…. Canda… intinya sedikit saja karena ini belum matang.

    Saya ingin menjelaskan sesuai nilai “egois dan kesosialan” saya karena pada dasarnya manusia adalah makhluk = EGOIS DAN SOSIALIS. Saya anggap manusia dari berbagai agama pun memiliki = EGOIS DAN SOSIALIS. Dan pendapat saya mengenai Humanisme Agama pun memiliki prinsip:

    – Egoisme Agama (Pembenaran, Pembedaan)
    – Sosialisme Agama (intern dan extern alias universal)

    Walau ini pendapat saya, namun saya tidak purna egois. Karena ini adalah corak bahasa yang berbeda. Tetap saja saya penganut TAKLID sehingga taklid pada manusia-manusia pinter karena saya ini PENGANUT KECERDASAN SOSIAL (baca: bisa sebagai doktrin bukan sekedar ukuran kualitas).

    Egois punya sifat LIBERAL pada dasarnya, yang sifatnya PRIBADI. Karena ke-libaral-an seseorang adalah pribadi yang bebas tanpa batas. Tentu bila begini maka egois sempurna (mungkin sama dengan idealis)

    Bila pribadi yang bebas namun terikat HAK-WAJIB maka tidak disebut liberal namun sudah membentuk diri pada aturan kesosialan alias bebas yang beraturan. Tidak sah ke-liberal-an seseorang bila terikat aturan-aturan dari yang lain yang bukan dari dirinya.

    Walau manusia adalah makhluk egois alias individualis namun keegoisan atau keindividualisan itu hanya PILIHAN pada ATURAN KESOSIALAN saja, baik ATURAN ISLAM, KRISTEM. DLL. Sehingga sesuai hukum kesosialan, manusia tidak bisa bebas untuk egois alias individualis. Jadi benar-benar manusia adalah makhluk bersosial.

    Dan SOSIALIS adalah nilai kebersamaan yang didalamnya terikat aturan kesosialan. SOSIALIS lebih ke peredam keegoisan manusia walau tetap manusia masih memiliki nilai egois. Manusia butuh bersosial karena manusia adalah makhluk sosial. Bila bersosial maka konskuensi logisnya adalah terikat HAK-WAJIB.

    Namun kesosialan seseorang tidak serta-merta lepas tak ada yang mengurus. Perlu ada orang yang pemimpin yang sebagai pengatur.

    Bisa dikatakan bahwa SOSIALIS adalah DEMOKRASI. Namun demokrasi tidak serta-merta mengurus sendiri demokarasinnya tanpa ada yang mengurus. Sehingga DEMOKRASI pada hakekatnya adalah demokrasi yang TERPIMPIN. Bila tidak ada demokrasi terpimpin maka nilai EGOIS, INDIVIDUALIS yang akan muncul untuk menguasai sehingga terjadi sebuah KONFLIK SOSIAL.

    Sehingga istilah dari SUKARNO itu memang benar. Namun dalam kondisi darurat perang, sukarno harus benar-benar memegang kuasanya tanpa demokrasi.

    Konsep DEMOKRASI TERPIMPIN menurut pandangan saya adalah sesuai dengan konsep “Ahlussunnah waljamaah”. Karena kita boleh bebas sesuai pilihan manusia namun tetap dalam aturan kesosialan yang sudah ditentukan “UTUSAN TUHAN/ULIL AMRI/ULAMA”. Kita boleh egois dengan keyakinan namun jangan melukapan kesosialan agar kehidupan menjadi IDEAL.

    Namun sebagai pemimpin kesosialan pun jangan selalu menjunjung tinggi nilai egoisme dirinya (kelompok) sampai tidak adanya memilihan umum, membuat aturan tidak ada perwakilan rakyat, memimpin dengan jangka sesuka hati dan mewarisi jabatan.

    Islam kaum NU (nahdlatul ulama) sendiri membentuk aturan untuk HAK-WAJIB dalam kesosialan menganut pada AL-QUR’AN- SUNNAH-IJMA-QIAS. Dengan sandaran orang yaitu RASUL-ULAMA-ULIL AMRI (pemimpin negara). Sehingga, ini sangat ideal untuk berjalan bersama di kehidupan kekinian.

    Dan ujung tombak aturan kesosialan HAK-WAJIB adalah = AGAMA. Karena di dunia ini banyak sekali agama maka konsekuensi logis harus memilih dan membenarkan SATU AGAMA dan meniadakan AGAMA LAIN. Ini sesuai Egoisme Agama.

    Berbeda-beda agama namun secara prinsip Sosialisme Agama, orang perlu menjalin kesosialan dengan orang lain walau berbeda agama dengan damai dan tetap egois dalam keyakinan (egoisme agama). Walau sulit bergaul akrab dengan yang berlainan agama, setidaknya tidak mendzolimi. Kalau pun mudah bergaul akrab dengan yang berbeda agama namun tetap egois dalam keegoisan agama.

    Sehingga benar sekali kalau MARIO TEGUH mengatakan bahwa (kurang lebih) manusia bebas itu adalah manusia YANG BAIK yang menjalankan ATURAN-ATURAN KESOSIALAN.

    Untuk menjawab pertanyaan di atas, saya berkata bahwa bila orang di luar sana lebih mengunggulkan akal maka saya pun akan menentang dengan akal pula walau mungkin masih prematur alias belum matang.

    JADI MENURUT SAYA:

    Bila ilmu pluralisme agama berasal dari orang yang katanya mengaku dirinya “Jaringan Liberalisme Agama” secara khusus “Jaringan Liberalisme Islam” (alias Jaringan Islam Liberal) yang secara makna plesetan dan logika filsafat adalah “Jariangan Agama Labil, Jaringan Islam Labil.

    Bodoh sekali mau debat sama saya dan anda. Katanya mengajarkan pluralisme? Kok mau menantang debat?

    Saya tidak setuju ilmu Liberalisme Agama secara khusus Liberalisme Islam karena LIBERAL = LABIL = NIHILISME ILMU = NIHILISME KEYAKINAN. Saya lebih setuju Humanisme Agama karena didalamnya mengandung dua unsur manusia = KEEGOISAN AGAMA dan KESOSIALAN UNIVERSAL.

    Saya tidak setuju PLURALISME AGAMA karena didalamnya tidak punya nilai egois yang beraturan alias cuma egois yang berantakan dan menyamaratakan unsur lahir-batin, baik keimanan maupun ajaran-ajaran.

    Bila orang Islam masih punya nilai egois yang beraturan, berani tidak berkata, “Tidak Ada Tuhan Selain Allah Baik Zat-Nya Dan Namanya Dan Mukhammad Utusan Allah Sebagai Penutup Dan Pembatalan Syareat Lain”. Bila tidak berani, maka sudah LABIL.

    Kalau orang Islam masih mengakui bahwa agama-agama adalah sama secara lahir dan batin dan bisa menempati surga Tuhan asalkan dengan iman dan amal soleh dengan corak apa saja, maka saya berkata, “Silahkan anda sekarang masuk Islam, besok masuk Kristen dan tiap-tiap hari berganti sesuai keegoisan yang tak beraturan. Bahkan boleh tidak beragama asal beriman dan beramal soleh”. Dan bila memang melakukan berarti LABIL=NIHILISME ILMU = NIHILISME KEYAKINAN.

    Karena keyakinan sifatnya adalah EGOIS+FOKUS. Keyakinan sendiri pada dasarnya adalah bebas/egois. Namun karena wadah tertentu akhirnya bebas yang beraturan = Fokus. Egois untuk memilih aturan kesosialan dan membenarkannya (dan wajib menganggap yang lain salah) pilihannya walau secara unsur kesosialan tetap membaur sesuai aturan-aturan tertentu di masing-masing agama.

    Segini saja penjelasannya. Walau terlihat banyak, namun ini pembahasan yang sedikit dan belum matang.


    • Terus, apa hubungannya dengan kebid’ahan yang dilakukan oleh kaum Nahdliyyin, yaa akhi ???


  46. ga usah menuduh orang yg tidak2 apalagi menghina .km sendiri toh belum bener,…heh tantowi,seorang uztad tidak ada yg seperti km belum pantes km jadi uztad,…..bisa jadi di pandangan allah organisasi yg km hina itu lebih baik,….cerminkan sifat2 islam,….tantow!


    • Islam dibangun di atas dalil. Jikalau Antum ingin berdebat di postingan ini, maka kemukakanlah dalil-dalil yang shahih, dan jangan fasiq!


      • islam o’ di bangun di atas dalil,…??? bukanya sholat ea???


      • Ummat Islam melaksanakan sholat, kenapa? Karena perintah sholat ada dalilnya.

        Maka dari itu, Islam dibangun diatas dalil.


  47. baru jadi ustad aja uda menghujad sana sini , apa uda benar cakap ente menurut al qur an dan hadist nabi . ente uda menebar benih permusuhan dan kebencian sesama muslim . jangan2 ente ni org yahudi yach


    • Yaa akhi @Abi Fazri, ketahuilah, ana ini seratus persen Muslim sejati, yaa akhi!

      Ingatlah, yaa akhi, Islam dibangun di atas dalil. Jikalau Antum ingin berdebat di postingan ini, maka kemukakanlah dalil-dalil yang shahih, dan jangan fasiq!


      • Ada suatu kaidah didalam memehami sesuatu itu bid ah atau tidak pertama adalah apakah perbuatan itu mungkin dilakukan oleh nabi muhammad atau tidak, jika mungkin untuk dilakukan tetapi tidak dilakukan oleh nabi ataupun para sahabat maka kita jangan melakukannya. Contoh nyanyi nyanyi setelah adzan (puji pujian), mungkin tidak dilakukan oleh nabi dan para sahabat? tentu bisa untuk dikerjakan oleh mereka tetapi dikerjakan apa tidak oleh nabi dan sahabat?ternyata tidak maka amalan seperti ini masuk dalam katagori bid ah. Bagaimana dengan adzan pakai speker apakah bid ah, mari kita uji apakah mungkin dikerjakan oleh nabi jawabnya tidak karena spekernya atau alat pengeras suaranya belum ada lalu kalau ada apakah boleh dipakai tentu boleh karena dari hadist tentang adzan mengindikasikan bolehnya menggunakan speker yaitu ditunjuknya sahabat bilal untuk adzan dikarenakan suaranya yg keras dan nyaring kedua diperintahkanya adzan ditempat yg tinggi ketiga diperintahkan adzan ditempat yg ramai orang untuk mengingatkan.waktu sholat telah tiba maka dari fakta hadist ini maka bisa diambil suatu hukum bolehnya adzan pake speker nanti kita sambung lagi dengan penjelasan contoh contoh amalan yg lain. Jika ada benarnya datang dari Allah dan rasulnya jika ada salah datang dari kedhoifan saya saya mohon maaf ya akhi wassalam.


      • Afwan, tapi adzan pake speaker itu bukan bid’ah, yaa akhi, sebab itu bukan termasuk perkara ibadah (ritual).


  48. Wah wah NU lagi lagi dihabisi. saya lahir dan besar dikalangan NU. orang tua saya juga NU. Tapi melihat NU akhir ini sangat muak karena berbeda dengan tujuan awal berdirinya NU untuk menegakkan islam. eh sekarang malah ingkar islam
    menurutku dari orang orang NU yang membela diri g ada pembelaan yang berarti. saya juga g terlalu suka ma oknum2 NU yang fasiq dan sebenarnya hanya mengikuti adat jawa semata kemudian. islam abangan akidahnya tercampur dengan Hindu. tapi saya setuju klo mereka fasiq. mereka bukan g tahu. tapi g mau mengamalkan. mengaku islam tapi klo bicara seperti bukan orang islam.


  49. laa hukma illallah….


    • Menurut hukum Allah dan hukum Islam, Nu dan Aswaja itu sesat, yaa akhi, sebab mereka terlalu senang berbuat bid’ah, sedangkan semua bid’ah itu dholalah.


  50. Beginilah kalau kita bicara soal agama,, tidak akan pernah ada habisnya
    hohoho


    • Bertaubatlah, yaa akhi, Antum jangan fasiq!



Islam dibangun di atas dalil. Jikalau Antum ingin berdebat di postingan ini, maka kemukakanlah dalil-dalil yang shahih, dan jangan fasiq!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 95 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: